Wisata & Budaya

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pangandaran

PANGANDARAN | MIMBARRAKYAT.ID – Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur hari kemerdekaan Republik Indonesia, ribuan wisatawan memadati kawasan pantai Pangandaran.

Sejak Sabtu sampai Minggu wisatawan dari berbagai daerah terus. berdatangan. Banyaknya kendaraan wisatawan sempat membuat kemacetan lalu lintas di beberapa titik, seperti antrean di pintu masuk, di pantai barat, sekitar cagar alam dan lainnya. Ribuan wisatawan tampak menikmati suasana tepi pantai barat Pangandaran.

Keramaian juga membuat petugas pantai beberapa kali terdengar mengumumkan anak hilang atau anak yang terpisah dari keluarganya. Para pedagang tampak bergairah karena sibuk melayani pembeli. Para penjual jasa baik perahu pesiar, sewa papan luncur, sewa motor dan lainnya juga tak ketinggalan menikmati masa ‘marema’ atau peak season ini. Tingkat hunian hotel juga penuh, setidaknya terlihat dari lokasi parkir hotel yang padat.

Namun demikian dibalik keramaian itu, tak sedikit pengunjung yang justru merasa khawatir. “Kalau terlalu ramai seperti ini jadi khawatir juga. Kan masih pandemi Corona. Tadi pagi ke pantai, padat sekali. Berusaha jaga jarak sih, tapi tetap saja khawatir apalagi saya bawa anak-anak,” kata Dadang Holis, wisatawan asal Tasikmalaya seperti yang dilansir melalui detik.com, Minggu (16/08/2020).

Advertisement

Dia sendiri mengaku bahwa menerapkan protokol kesehatan di tengah wisatawan yang membludak bukan perkara gampang. “Mungkin memang susah ya menerapkan new normal,” kata Dadang.

Sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan ada langkah pencegahan penyebaran Covid -19 yang dilakukan selain memberikan himbauan protokol kesehatan. Yaitu dengan cara melakukan tes swab acak terhadap para pelaku usaha pariwisata.

“Rutin setiap Selasa atau setelah ramai akhir pekan kita tes swab secara acak. Sejauh ini aman, tak ada penularan, mudah-mudahan saja akhir pekan ini pun tak ada kejadian,” kata Jeje.

Jeje juga menjelaskan aktivitas ekonomi sektor pariwisata sudah mulai menggeliat kembali meski berada di bawah ancaman pandemi Corona. “Ya kita jangan bosan-bosan untuk saling mengingatkan tentang protokol kesehatan,” ujarnya.( dtc)

Advertisement
Back to top button