EkbisPemerintahanPolhukamUmum

Tampil Kompak di Kantor Nasdem, Pemilik Rumah Uis : Kenalkan Karya UMKM

MEDAN | MIMBARRAKYAT.ID – Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Aulia Rachman, tampil kompak saat ke Kantor Nasdem Sumut menerima SK rekomendasi, Selasa (01/09/2020).

Mereka sama-sama memakai kemeja berwarna biru dongker, khas partai berlogo lingkaran biru yang dibalut dengan warna jingga ini. Penampilan Bobby memakai kemeja berbahan kain Uis Karo dengan tenunan dari benang emas, cukup mencuri perhatian.

Meski bukan pertama kali, namun tampilan penggagas #KolaborasiMedanBerkah, dengan karya anak Medan, seakan menegaskan visinya memberdayakan ekonomi kerakyatan. “Keren. Itu cara terbaik mengenalkan karya kami para UMKM,” ucap Averiana Barus, pemilik Rumah Uis di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Menurut perempuan yang akrab disapa Ave ini, beberapa waktu lalu Bobby berkunjung ke Rumah Uis untuk mengumpulkan aspirasi UMKM. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua BPP HIPMI tersebut membeli beberapa produk kain Uis miliknya.

“Waktu itu dia datang berkunjung ke Rumah Uis. Dia sendiri yang memilih kainnya, karena katanya dia suka warna dan motifnya,” ucap penyanyi Karo ini. Dijelaskan Ave, kemeja yang digunakan Bobby adalah Uis Karo motif pengeret-ret dengan warna modifikasi biru navy atau dongker. Yang diingat Ave, ayah dari dua orang anak ini berpikir, kemeja tersebut akan sangat bagus jika dibuat berpasangan dengan sarung istrinya. Betapa dia mencintai istrinya.

Advertisement

“Selain kemeja yang dipakai ke Nasdem itu, Bobby ada pilih baju ready to wear (yang sudah siap jadi), mirip seperti itu. Tapi yang dipakai kemarin harus dijahit dulu, sekitar seminggu baru siap. Karena custom made, aku dibiarkan menentukan modelnya,” tuturnya.

Dituturkannya, kain Uis Karo dia jual dengan harga sekitar Rp 750 ribu per lembarnya. Uis ini, jelas Ave, masih dibuat tradisional dengan cara ditenun oleh penenun yang berada di Medan, Binjai, Kabanjahe hingga Samosir.

Averiana Barus menyebutkan, sepotong uis ditenun dengan tenun gedokan atau tenun gendong selama empat hingga satu minggu. Itu hanya untuk sepotong kain sebesar 1,5 meter kali 1 meter.

“Jadi ini termasuk karya seni yang sangat bernilai,” tuturnya. Diterangkan Ave, ada berbagai warna Uis yang ditawarkan, selain biru dongker, ada warna maroon, hitam dan hijau. (Sarwo/rill)

 

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button