DaerahPolhukamUmum

Polres Palas dan Satpol PP Gelar Operasi Yustisi, Ini yang Disasar

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID  – Kepolisian Polres Padanglawas (Palas) bersama Satpol PP Pemkab Palas melaksanakan rutinitas Operasi Yustisi penegakan disiplin Protokol kesehatan (Prokes) di jalan umum tepatnya di Simpang Jalur Dua, Selasa (17/11/2020).

Operasi Yustisi ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, tentang Peningkatan Pendisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan juga Peraturan Bupati Padanglawas Nomor 31 Tahun 2020, tentang penerapan sanksi administratif terhadap pelanggaran tertib kesehatan dan atau sanksi fisik.

Kapolres Padanglawas, AKBP Jarot Yusviq Andito SIK melalui Perwira Pengawas, Ipda Bangga Siregar mengatakan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid -19 terus dilakukan Operasi Yustisi dan sosialisasi. “Kita akan terus mengimbau serta melakukan penindakan sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan Protokol kesehatan, “ungkap Bangga di sela-sela memimpin Operasi Yustisi Perbup 31 Tahun 2020 di lokasi Jalinsum Sibuhuan -Sosa, Kabupaten Palas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Advertisement

Ipda Bangga mengatakan,  dalam gelar Operasi Yustisi ini masih ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat penguna jalan. “Dalam hal ini bagi pelanggar yang terjaring lebih dominan tidak menggunakan masker langsung dilakukan pendataan dan penindakan berupa sanksi sosial berupa push up, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mengucapkan Pancasila.

Usai menjalani sanski sosial, bagi pelanggar Prokes dibagikan masker untuk selalu dipakai saat beraktivitas di luar rumah, sesuai anjuran pemerintah.

Sebelumnya Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Padanglawas, Ronny Syaiful melalui Kabid Operasional, Khairuddin Siregar berharap melalui kegiatan Operasi Yustisi ini masyarakat dapat lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari.

“Kedisiplinan mematuhi Prokes, sebagai langkah positif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 dapat diantisipasi dengan baik, “pungkas Khairuddin. (ISN)

Advertisement
Back to top button