DaerahPariwisataPemerintahanUmum

Muspika Percut Seituan Gusur Puluhan Lapak PKL Pasar Gambir, Ini Alasannya

DELISERDANG | MIMBAR RAKYAT.ID- Dinilai sebagai penyebab kemacatan lalulintas, Muspika Percut Seituan baik itu Polsek dan Danramil dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deli Serdang, serta Dishub Deliserdang, menggusur puluhan lapak-lapak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Gambir Pasar 8 Tembung, Percut Seituan, Kamis (18/7/2019).

 

Informasinya, sebelumnya pihak kecamatan terlebih dahulu sudah memberikan teguran keras terhadap para PKL dengan alasan dinilai menjadi sumber kemacatan lalulintas.

Dikarenakan teguran tak direspon, pihak Kecamatan Percut Seituan langsung berkoordinasi dengan pihak Satpol PP Deliserdang. Selanjutnya Muspika yang di antaranya Camat, Trantib, Kades, Polsek Percut Seituan dan Danramil tiba di Pasar Gambir berikut dengan membawa mobil truk. Personel gabungan yang berjumlah puluhan orang itupun langsung melakukan pembongkaran paksa terhadap lapak-lapak PKL.

BACA JUGA :   Kapolsek Bilah Hilir Turunkan Tim di Kasus Dugaan Bunuh Diri Pasutri

Dalam penggusuran itu, pembongkaran paksa tersebut menuai protes keras dari para pedagang. Mereka berupaya menghalang-halangi petugas yang berupaya membawa paksa lapak dagangan mereka untuk dimasukkan kedalam truk.

Sementara itu, salahseorang warga, Mariono,46, yang melihat penggusuran tersebut mengaku merasa kasihan dengan para pedagang yang selama ini telah mencari nafkah dengan cara berjualan di lokasi tersebut.

“Kasihanlah tempat mereka berjualan dan kalau bisa tempatnya gratis. Kalau seperti ini, kemana lagi mereka harus berjualan untuk cari nafkah agar bisa mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari. Lagi pula kemacatan itu juga disebabkan karena jalan di lokasi tersebut rusak parah dan belum diperbaiki,” ujarnya.

BACA JUGA :   Pengendara Sepedamotor Tergilas Dump Truk di Pulau Sumbawa, Begini Kondisinya
Advertisement

Sedangkan Camat Percut Seituan, Khairul Azman didampingi Kapolsek Percut Seituan Kompol Subroto ketika dikonfirmasi wartawan di lokasi penertiban mengatakan kalau hari ini pihaknya melaksanakan penertiban pedagang kaki lima yang melanggar ketentuan dan mengganggu ketertiban umum masyarakat.

“Kita melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima yang melanggar ketentuan Perda. Mereka berusaha melakukan kegiatan di atas trotoar dan badan jalan. Tentunya ini mengganggu pada kemacatan lalu lintas,” katanya.

BACA JUGA :   Kapolsek Torgamba Kerahkan Tim Patroli Basmi Kejahatan 24 Jam

 

Khairul Azman menegaskan bahwa kegiatan akan  dilakukan secara terus-menerus dan nantinya ada upaya untuk beberapa titik yang sering dijadikan tempat mangkal pedagang.

“Kita akan membuat rambu-rambu ataupun pesan-pesan imbauan kepada masyarakat sehingga bisa tersosialisasikan bahwa sebenarnya untuk pedagang ini kalau  di daerah Percut ini cukup banyak tempat. Artinya kita tidak mempunyai kepentingan baik Muspika. Kita lebih kepada ini sudah sangat meresahkan bagi pengguna jalan,” pungkasnya. ( Srw)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: