Umum

100 Anak Yatim Piatu Ini Dapat Tali Asih dari Tim Jumat Sedekah Irma Yusari Siregar

BELAWAN | MIMBARRAKYAT.ID – Dr Irma Yusari Siregar bersama teamnya kembali lagi melaksanakan kegiatan Jumat Sedekah bersama dengan 100 anak yatim piatu, Jumat (20/11/2020).

Kegiatan penuh berkah yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW inipun, berlangsung di Caffee Belaone di Jalan Stasiun Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang sebelum acara makan dan minum  bersama dengan anak yatim piatu dimulai dengan  pembacaan doa.

Selain memberi makan dan minum di Cafe Belaone, Tim Sedekah Jumat juga memberikan tali asih bagi para anak yatim piatu tersebut. Dr Irma Yusari Siregar yang didampingi para pengurusnya saat diwawancarai tim media mengatakan kalau kegiatan Jumat Sedekah ini secara rutin dilaksanakan setiap jumatnya dan ini sudah berjalan hampir 4 tahun yang dimulai sejak tahun 2017 lalu.

“Sekarang ini sudah ada 33 rumah kaum duafa yang tak layak huni dibedah, tak hanya di daerah Belawan saja melainkan di kota Medan, Langkat, Pangkalan Brandan sampai di Binjai. Biasanya tim Sedekah Jumat di Minggu pertama tiap bulannya juga melaksanakan kegiatan pembagian Sembako yang diberikan langsung dari rumah ke rumah, “terangnya.

Advertisement

Sedangkan di hari Jumat di Minggu keduanya masih dikatakannya, kegiatan Tim Sedekah ke masjid-masjid untuk memberikan makan minum bagi para jamaah Sholat Jumatan. Di Jumat Minggu ketiga, kegiatan dilakukan ke sekolah-sekolah untuk memberikan bantuan kepada para pelajar yatim dan piatu yang peralatan sekolahnya rusak akan di dengan yang baru.

“Selanjutnya pada Jumat di Minggu keempat kegiatan membagikan makanan dan minuman ke warung-warung pinggir jalan untuk dibagikan pada kaum duafa, “ucap Dr Irma seraya mengungkapkan kegiatan Jumat Sedekah ini semula termotivasi sejak orangtuanya meninggal dunia. Di mana ada anjuran untuk bersedekah, karena sedekah merupakan amal yang tak terputus meski kita sudah tiada.

“Biasanya saya melaksanakan kegiatan Jumat Sedekah ini bersama suami dibantu tim petugas lainnya yang tanpa pamrih bergabung di tim Jumat Sedekah ini, akan tetapi sejak suami saya 3 bulan lalu meninggal dunia, kami tetap istiqomah melaksanakan kegiatan jumat sedekah yang bersifat netral tak ada berbau politik. Semuanya dilaksanakan Ikhlas karena mengharapkan ridho Allah SWT, “bebernya. (Irwan pane)

Advertisement
Back to top button