Polhukam

Trio Penjambretan di Kota Medan Ini Digulung Polisi, Dua Ditembak

MEDAN | MIMBARRAKYAT.ID – Dua dari tiga kawanan jambret yang kerap beraksi di Kota Medan, akhirnya tersungkur ke tanah setelah sebutir timah panas milik personel Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan menembus kaki mereka.

Adapun kedua tersangka yang ditembak kakinya tersebut masing-masing berinisial MH (21) warga Jalan M Yakub Gang Tini, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan HS alias Bajol warga Jalan Tirto, Kota Medan, Provinsi Sumut. Selain itu, polisi juga turut membekuk tersangka AA (28) warga Jalan HM Yamin, Kota Medan, Provinsi Sumut.

“Ketiganya merupakan residivis kasus jambret, Narkoba dan begal. Begitu bebas, mereka kembali lagi mengulangi perbuatannya melakukan penjambretan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum, Iptu Ardian Yunnan Saputra kepada wartawan kemarin.

Ia menjelaskan penangkapan terhadap ketiga tersangka ini bermula dari adanya laporan kasus penjambretan di Jalan GB Josua, Kota Medan, Provinsi Sumut yang dialami korbannya bernama Renata Pangaribuan (40), Kamis (12/11/2020) lalu.

Lantas polisi pun melakukan penyelidikan, lanjut Yunnan lagi mengatakan akhirnya petugas pun mendapati informasi kalau komplotan jambret ini sedang berada di Jalan HM Yamin, Kota Medan, Provinsi Sumut. Tak berlama-lama, polisi lalu bergerak melakukan penyergapan.

“Saat personel Subnit Jatanras Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan penyergapan. Kedua tersangka tersebut mencoba melarikan diri mengendarai sepedamotor, personel lalu memberikan tembakan peringatan tiga kali ke udara,” kata Yunnan.

Advertisement

Begitu mendengar suara tembakan peringatan, kedua tersangka jambret yakni MH dan Bajol, malah semakin kalap dan balik menyerang dengan menabrakan sepedamotornya ke arah petugas.

“Selanjutnya personel Timsus melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku, dan mengenai kaki kedua pelaku yang mengakibatkan pelaku tidak bisa melarikan diri lagi,” kata Yunnan.

Usai terkapar diterjang timah panas, polisi lalu membawa kedua tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan atas luka tembak yang mereka alami.

Dari hasil pemeriksaan polisi, trio jambret ini paling sedikit sudah 8 kali melakukan penjambretan di seputaran Kota Medan antara lain di Jalan Setia Budi menggasak tas berisi uang Rp 500 ribu dan minyak wangi. Di Jalan Ringroad tas cuma dapat uang Rp 30 ribu dan surat-surat berharga.

Di Jalan Sudirman meraup tas berisi uang Rp 600 ribu dan handphone, Jalan S Parman, Kota Medan mendapat tas berisi uang Rp 400 ribu, handphone dan kacamata. Di Jalan Mongonsidi memperoleh tas berisi uang Rp 500 ribu, Jalan Brigjend Zein Hamid merampas tas berisi uang Rp 500 ribu, Jalan Gatot Subroto menggasak tas berisi handphone dan surat-surat.

“Dan terakhir di Jalan GB Josua menggasak tas berisi uang Rp2,3 juta, handphone, buku dan dompet,” terang Yunnan mengakhiri penjelasannya. (Sarwo/rill)

Advertisement
Back to top button