Polhukam

Pria 23 Tahun Ini Ditemukan Terbujur Kaku di Kamar Rumah

DELISERDANG | MIMBARRAKYAT.ID – Seorang pria yang diperkirakan berusia 23 tahun ditemukan meregang nyawa di dalam kamar rumahnya sendiri yang berada di Jalan Sederhana, Dusun X Raya, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (28/05/2020).

Meskipun tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuhnya. Namun penemuan jasad korban yang diketahui bernama Bambang Ariyanto yang diduga kuat meninggal dunia karena sakit ini, bahkan sempat menghebohkan warga di sekitar Jalan Sederhana, Dusun X Raya, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut tersebut.

BACA JUGA :   Ditabrak dan Masuk ke Kolong, Kepala IRT Pecah Dilindas Truk

“Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Sumiati,39, sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu dirinya mau masuk ke dalam kamar korban dan melihat anaknya tersebut sudah merenggang nyawa dengan kondisi tubuh kaku, “terang Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo melalui Kasie Humasnya, Aiptu Basrah Mansyah kepada wartawan via whatsApp.

Advertisement
BACA JUGA :   Bandar dan Pemain Judi Maradona Diamankan Resum Polres Labuhanbatu

Lantas masih dikatakan Kapolsek, sang ibu korban inipun memberitahukannya kepada keluarga lainnyanya serta meneruskannya kepada Pujiono selaku Kepala dusun (Kadus) setempat. Tidak berapa lama, personel Polsek Percut Seituan dan Tim Inafis Polrestabes Medan yang mendapat kabar langsung datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi jasad korban.

“Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selain itu, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban tewas karena menderita suatu penyakit, “ungkap Kompol Aris seraya menambahkan kalau pihak keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian agar jasad korban tidak dilakukan otopsi.

BACA JUGA :   Di Masjid Nurul Ikhwan, Kapolrestabes Medan : Dari Masjid Kita Bangun Insan yang Berguna

“Keluarga korban telah membuat surat pernyataan agar jasad korban tidak dilakukan otopsi,” ujar Kapolsek mengakhiri penjelasannya. (Sarwo)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close