Polhukam

Polsek Sunggal Tangkap Pembunuh Herawati, Ternyata Ini Motifnya

DELISERDANG| MIMBARRAKYAT.ID – Misteri kematian Herawati Siagian,50, yang ditemukan tewas terkapar di dapur rumahnya di Jalan Abadi Kecamatan Medan Sunggal, Kab. Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara ( Sumut), akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

Bahkan dalam waktu singkat terduga pelakunya juga berhasil diamankan. Kini masih dimintai keterangannya di Mapolsek Sunggal, Minggu (28/7/2019).

“Benar, pelakunya sudah diamankan dan masih dalam proses penyelidikan. Untuk motif karena utang. Untuk perkembangan nanti dikabarkan lagi,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Syarif Ginting saat ditanya wartawan.

BACA JUGA :   Dikibusi Warga, Terduga Pengedar Sabu Digiring ke Sel Tahanan Polsek Kampung Rakyat

Sebelumnya, seorang Ibu Rumahtangga (IRT) ditemukan tewas terkapar di dapur rumahnya di Jalan Abadi Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Minggu (28/7/2019).

Korban saat ditemukan dengan kondisi mengenaskan dengan posisi telentang, tangan terikat dan bagian kepala belakang mengeluarkan darah. Sontak membuat warga yang bermukim kawasan tersebut menjadi heboh dan berdatangan ke lokasi kejadian.

BACA JUGA :   Satlantas Polrestabes Medan Tempelkan Stiker Cegah Covid-19
Advertisement

Salah seorang warga sekitar Toni Nainggolan,41, ketika ditanya wartawan mengatakan kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang curiga lantaran korban yang diketahui bernama Herawati Siagian,50, sudah 3 hari tidak keluar dari rumahnya.

Selanjutnya, sejumlah warga lalu memanggil tukang kunci untuk membuka pintu rumah korban. Tak disangka, begitu rumah terbuka, alangkah terkejutnya warga melihat korban terkapar tak bernyawa.

Tak khayal, atas penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan, warga lalu memberitahukan kepada pihak berwajib. Tak lama berselang, Polsek Sunggal lalu turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Jenazah korban dibawa ke Rumahsakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan untuk diotopsi. Sedangkan guna kepentingan penyidikan aparat kepolisian memasangi rumah korban dengan  garis polisi ( Police Line). ( Sarwo)

BACA JUGA :   Bobol Toko Pakaian di Pasar Palapa Brayan, Pria Berusia 29 Tahun ini Digiring Ke Penjara

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: