Polhukam

Ngerampok Sepedamotor NMax, Residivis Tahun 2015 Ini Kembali ‘Tidur’ di Penjara

MEDAN | MIMBARRAKYAT.ID – Pengalaman selama 2,8 tahun menghirup pengapnya ruangan di dalam penjara, ternyata tidak membuat pria berinisial AMM (25) warga Jalan Pengayoman, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini menjadi kapok dan bertaubat.

Malahan, sang residivis di tahun 2015 inipun kembali lagi berulah dengan cara merampok sepedamotor milik Muhammad Hanafi ketika sedang melintas di Jalan Pengayoman, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumut,
Kamis (14/05/2020) lalu sekira pukul 00.50 WIB.

Meskipun telah berhasil menjual dan menikmati barang hasil kejahatannya, tersangka AMM yang sempat buron selama hampir 3 bulan ini akhirnya berhasil dibekuk Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Barat tak jauh dari kediamannya yang berada di Jalan Pengayoman, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumut, Kamis (06/08/2020) kemarin sekira pukul 01.00 WIB.

Guna untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, kini tersangka harus kembali menjadi penghuni sel tahanan.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdhal Junaidi SIK MH yang didampingi Kanit Reskrim, Iptu Prasetyo Triwibowo SIK MH mengatakan kasus perampokan ini terjadi di saat korban yang mengendarai sepedamotor melintas di Jalan Pengayoman, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumut, Kamis (14/05/2020) sekira pukul 00.50 WIB.

Advertisement

Tiba-tiba saja, korban diberhentikan oleh tersangka AMM sembari langsung mencabut kunci kontak sepedamotor Yamaha NMax BK 5367 AIP yang dikendarai oleh korban tersebut.

“Tersangka selain membawa kabur sepedamotor juga mengambil uang sebesar Rp 15 ribu dari saku celana milik korban, “terang Kompol Afdhal, Jumat (14/08/2020).

Usai menguasai harta korbannya, tersangka AMM inipun langsung kabur dan menjual sepedamotor milik korbannya tersebut. Sedangkan korban yang tidak senang lantas membuat laporan pengaduannya ke Polsek Medan Barat dengan LP nomor : 126/V/2020/SPKT/Restabes Medan/Sek M Barat tanggal 15 Mei 2020.

“Tersangka AMM ini menjual sepedamotor korban ke seseorang berinisial T (DPO), di mana uang hasil penjualannya itu dibelikan baju, celana dan untuk kebutuhannya sehari-hari, “papar Kompol Afdhal.

Personel Tekab Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantas melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya tersangka AMM inipun berhasil dibekuk tidak jauh dari kediamannya.

Adapun barang bukti yang disita dari tersangka masih dikatakan Kompol Afdhal berupa 1 potong baju dan celana hasil dari penjualan sepedamotor milik korban. Akibat perbuatannya, kini tersangka dijerat dengan Pasal  365 KUHPidana. (Sarwo)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button