Polhukam

Ketahuan Akan Nyuri Sepeda, Nyawa Pria Pengangguran Nyaris ‘ Lewong’ di Tangan Massa

DELISERDANG| MIMBARRAKYAT.ID- Seorang pria berinisial AS,22, warga Lorong 7, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Seituan, Kab. Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara ( Sumut) babakbelur dihajar massa. Bahkan nyawa pemuda pengangguran ini nyaris tewas kalau polisi tidak datang untuk memboyongnya ke Mako Polsek Percut Seituan, Kamis (25/7/2019).

Aksi main hakim sendiri yang terjadi di Pasar 9 Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kab. Deliserdang, Sumut ini berawal dari warga yang mencurigai AS hendak melakukan pencurian di salahsatu rumah warga.

BACA JUGA :   Reskrim Kualuh Hulu Gagalkan Aksi Penjambretan

Beruntung, aksi main hakim dari massa yang membludak itu dapat dicegah polisi yang datang ke lokasi setelah mengetahui adanya tersangka maling dengan kondisi dihakimi massa.

Selanjutnya, polisi yang sempat kewalahan berhasil membawa tersangka ke Pos Polisi di Pasar 10 Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Kab. Deliserdang, Sumut ini. Tak berapa lama, Personil Unit Reskrim Polsek Percut Seituan pun datang menjemput dan memboyong tersangka ke komando.

Advertisement
BACA JUGA :   Giliran Pengedar Sabu di Purwosari Ini yang Masuk Penjara

Namun, lantaran tak ditemukan barang curian pada tersangka, warga yang menjadi korban enggan melapor. Sementara tersangka AS mengakui kedapatan warga saat akan mencuri sepeda di salahsatu rumah warga yang berada di Pasar 10 Tembung, Kecamatan Medan, Kab. Deliserdang, Sumut.

“Belum sempat kuambil sepedanya, aku langsung ketahuan warga,” akunya. Pria pengangguran itu berdalih nekat mencuri, lantaran kebutuhan ekonomi dan tak memiliki kerjaan tetap.

BACA JUGA :   Serang Rumah Warga, Satu Anggota Geng Motor Ini Tewas Dimassa di Desa Lau Dendang

“Aku tak kerja. Kalau tadi dapat, rencananya mau kujual sepedanya biar dapat uang,” kilahnya. Sementara itu Kapolsek Percut Seituan, Kompol Subroto ketika ditanya menjelaskan kalau tersangka masih diperiksa untuk dimintai keterangannya. “Kita masih menunggu korbannya, karena saat ini korbannya belum datang membuat laporan,” terang Kapolsek Percut Seituan. (Srw)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: