Polhukam

Dua Pengedar Sabu di Pematang Johar Digerebek Satres Narkoba Polres Belawan

BELAWAN | MIMBARRAKYAT.ID – Personel Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap 2 pengedar sabu sabu di Jalan Baru, Desa Sampali, Kabupaten Deli Serdang, Senin (24/8/2020) lalu sekira pukul 15.30.

Keduanya masing masing S alias Mantri (40), warga Jalan Dwi kora, Pasar 6 Sampali, Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang dan PM alias Panji (37), warga Jalan Pematang johar, Dusun 9, Desa Pematang johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.

“Dari tersangka Mantri, kita amankan barang bukti 1 buah dompet berisi 5 klip sabu seberat 5,45 gram, 1 set bong lengkap kaca pin dan uang Rp 50.000. Sedangkan daari Panji, petugas mengamankan 5 plastik klip berisi sabu dengan berat 503,75 gram, 1 timbangan skill, dan 1 unit HP,” jelas Kaolres Pelabuhan Belawan, AKBP M Dayan melalui Kasat Narkoba, AKP Juriadi, Senin (31/8/2020).

Penangkapan ini, sebut Kasat, berawal dari informasi masyarakat adanya sebuah rumah yang dijadikan tempat transaksi dan mengonsumsi sabu.

Atas informasi itu, Tim Opsnal Polres Belawan langsung mengecek sekaligus melakukan penggerebekan.

“Dari hasil penggerebekan di temukan seorang yang berinisial S alias Mantri yang sedang berada di dalam kamar bersama dengan barang buktinya. Kepada petugas, tersangka mengakui sabu yang dimiliknya dibeli dari Panji,” tukasnya.

Tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Panji di sebuah rumah kosong di Jalan Komplek Darma deli, Blok A, Kampung Mandailing, Desa Seantis, Kabupaten Deli Serdang.

“Saat diamankan tersangka sedang memecah atau membagi narkoba jenis sabu sabu dari plastik besar ke plastik lebih kecil untuk mudah penjualannya,” terangnya.

Dihadapan petugas, pelaku mengaku masih menyimpan sabu di rumah orang tuanya di Pematang Johar Dusun 9, Desa Pematang johar, Kecamatan Labuhan Deli.

“Di rumah orangtuanya, tepatnya di dalam keranjang baju dibalut dengan kain gorden warna merah jambu, terdapat 4 bungkusan plastik yang diakuinya diperoleh dari seorang laki laki berinisial A (DPO),” terangnya.

Kedua tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara atau selama-lamanya 20 tahun atau pidana mati. (Irwan Pane)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button