Polhukam

Dorr..Dorr ! 1 dari 2 Komplotan Begal di Komplek Perumahan Veteran Ini Mati Ditembak Polisi

MEDAN | MIMBARRAKYAT.ID – Seorang komplotan begal yang melakukan aksi kejahatan di Jalan Komplek Perumahan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akhirnya tewas ditembak personel Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Sabtu (09/05/2020) sekira pukul 00.00 WIB.

Bahkan, selain menembak mati tersangka yang diketahui berinisial RRL alias K,25, lantaran menyerang dengan sebilah parang saat akan ditangkap tersebut, petugas Tekab Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan yang bekerjasama dengan dengan Polda Sumatera Utara (Sumut) ini juga memberikan tindakan tegas terukur kearah kedua kaki tersangka H,22, warga Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kota Medan, Provinsi Sumut, serta membekuk tersangka AR alias A,42, warga Jalan Cendrawasih, Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kota Medan, Provinsi Sumut sebagai penadahnya.

“Aksi perampokan yang dilakoni tersangka RRL alias K,25, bersama dengan tersangka H ini terjadi 2 Mei 2020 pukul 06.00 WIB. Saat itu, korbannya yang bernama Rian Hadi Kesuma hendak berangkat kerja ke Rumah Sakit Haji. Namun saat berada di Jalan Komplek Perumahan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut, pria berusia 20 tahun yang tinggal di Desa Bandar Setia, Kecamatan Medan Tembung, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut ini malah diberhentikan oleh tersangka RRL alias K dan H yang langsung mengambil kunci kontak sepedamotornya,” jelas Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, Sabtu (09/05/2020).

Advertisement

Dalam aksinya itu, kedua tersangka ini terlebih dahulu mengancam korbannya dengan menggunakan Senjata tajam (Sajam) jenis parang dan samurai.

Takut nyawanya terancam, pekerja di Rumah Sakit Haji Medan inipun dengan terpaksa harus merelakan 1 unit sepedamotor miliknya kepada kedua begal sadis tersebut.

“Ternyata Polda Sumut juga mengikuti kasus ini dan 1 orang tersangkanya yang berinisial H inipun berhasil ditangkap. Atas kerjasama Polrestabes Medan dengan Polda Sumut ini lalu muncullah nama tersangka lainnya yakni RRL alias K, “kata AKBP Irsan.

Namun pada saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka RRL alias K di Jalan Veteran, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut ini sambung Waka Polrestabes Medan malah melakukan perlawanan dengan cara menyerang petugas dengan sebilah parang.

“Tersangka pun terpaksa diberikan tindakan tegas keras hingga akhirnya meninggal dunia,” ujarnya sembari menambahkan dalam kasus perampokan ini, pihaknya juga mengamankan seorang penadah sepedamotor berinsial AR alias A warga Jalan Cendrawasih, Mandala, Kota Medan, Provinsi Sumut.

“Satu orang tersangka berinisial H ini merupakan eks napi yang bebas lantaran adanya program asimilasi pada bulan April kemarin. Bahkan residivis kasus perampokan ini juga mengaku selama menghirup udara bebas dirinya sudah 2 kali beraksi melakukan perampokan, “papar AKBP Irsan.

Kini akibat perbuatannya tersangka H dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana ayat 2 dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara.(sarwo)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button