Polhukam

Dipanggili Tak Nyahut, Ahli Pengobatan Tradisional Ditemukan Tewas di Dapur Rumah

DELISERDANG | MIMBARRAKYAT.ID – Warga yang berdomisili di seputaran Jalan Jati Gang Perbatasan Dusun II Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara ( Sumut) dihebohkan dengan ditemukannya tubuh Juriati,54, yang sudah terbujur kaku tidak bernyawa di dalam rumahnya.

Kabar penemuan sosok mayat yang sehari-harinya sebagai ahli pengobatan tradisional ini langsung direspon Polsek Sunggal. Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Namun guna kepentingan penyidik jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara di Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (24/7/2019).

BACA JUGA :   Pembunuhan di Labuhanbatu, AJI Medan Tegaskan 2 Korban Bukan Jurnalis

Berdasarkan informasinya, mayat korban yang berdomisili di Jalan Jati Gang Perbatasan Dusun II Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut ini, pertama kali diketahui oleh seorang pengantar galon air langganannya.

Ketika dipanggil secara berulang-ulang tetapi korban tak kunjung menyahut. Hal ini membuat pengantar galon air ini merasa curiga dan memberitahukan kepada majikannya.

BACA JUGA :   Maling Ponsel Saat Dicas Digelandang Ke Polsek Medan Helvetia
Advertisement

Kemudian bersama dengan salah seorang warga setempat mereka pun mengintip masuk ke dalam rumah korban. Betapa terkejutnya mereka begitu melihat korban sudah tergeletak tak bernyawa di lantai dapur rumahnya.

” Korban ditemukan sudah tergeletak di ruang dapur dan sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi. Tak pelak atas penemuan itu, warga sekitar memberitahukannya kepada pihak berwajib. Yasir lalu mengatakan pihaknya yang mendapat informasi ini turun bersama dengan Tim Indentifikasi Polrestabes Medan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :   Pria Asal Labuhanbatu Ini Jadi Bandar Judi Dadu di Pantai Amor

“Setelah Tim Inafis memeriksa keadaan korban bahwa tidak di temukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya. Kemudian untuk kepentingan penyidikan, personel membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut Jl KH Wahid Hasyim untuk dilakukan otopsi.(srw)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: