Polhukam

Buang Sobekan Al Qur’an di Jalan Raya, GNPF Ulama Sumut : Pelakunya Harus Ditangkap

MEDAN | MIMBARRAKYAT.ID – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara (Sumut) mengutuk serta mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap orang yang telah merobek-robek ayat suci Al Qur’an dan membuangnya di jalan raya tepatnya di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Provinsi Sumut, Jumat (07/02/2020) sekira pukul 08:00 WIB.

“GNPF Ulama Sumut menilai perobekan dan pembuangan robekan ayat-ayat suci Al Qur’an tersebut merupakan penistaan agama. Sehingga aparat Kepolisian didesak untuk segera melakukan penyelidikan sekaligus menangkap pelaku perobekan dan pembuangan tersebut, “tegas Tim Hukum GNPF Ulama Sumut, Ade Lesmana dalam siaran persnya yang diterima, Jumat (07/02/2020).

BACA JUGA :   Lokasi Nyabu Digerebek Polisi, 4 Nelayan Digiring ke Sel

Lewat pernyataan sikap GNPF Ulama Sumut itu, Ade Lesmana  menyebutkan, perobekan dan pembuangan lembaran ayat-ayat suci Al Qur’an yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab itu merupakan bentuk penghinaan terhadap kitab suci umat Islam. Sehingga pelakunya wajib diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

BACA JUGA :   Kasad di Australia, Pererat Kerjasama Kedua Angkatan Darat

“GNPF Ulama Sumut sudah turun ke lokasi sekaligus melakukan investigasi. Kitab suci Al Qur’an tersebut sepertinya sengaja dirobek-robek dan kemudian dibuang ke tengah badan jalan raya,” ujar Ade Lesmana seraya mengapresiasi sikap aparat Kepolisian dan TNI yang cepat turun ke lokasi dan memeriksa sejumlah saksi.

BACA JUGA :   Spesialis Bongkar Kios Diamankan. Kapolsek : Pelaku Residivis

Selain itu, tambah Ade Lesmana, GNPF Ulama Sumut mengutuk keras tindakan penistaan agama tersebut karena perbuatan itu dapat mengganggu kekondusifitas di Kota Medan dan Sumatera Utara dan keharmonisan antar umat beragama. (Sarwo)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: