Polhukam

Beroperasi di Bulan Suci Ramadhan, Forkompimcam Medan Belawan Gerebek Salon Devada

BELAWAN | MIMBARRAKYAT.ID – Gara-gara membandel tetap beroperasi di Bulan Suci Ramadhan, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Medan Belawan menggerebek Salon Devada yang berada di Jalan Sumatera Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Minggu (10/05/2020).

Hasilnya, sejumlah lelaki hidung belang bersama para wanita di salahsatu ruangan yang dijadikan sebagai lokasi karaoke turut diamankan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, penggerebekan Salon Devada yang dilakukan oleh Forkompimcam Medan Belawan yang terdiri dari TNI AL, Polres Pelabuhan Belawan, Lurah dan  Kepling serta Ormas, tokoh masyarakat, Dishub dan Satpol-PP ini bermula dari patroli yang digelar guna mencegah adanya kerumunan masyarakat dalam rangka penertiban kegiatan asmara subuh, sekaligus mencegah penularan Virus Corona (Covid-19) di kawasan Kecamatan tersebut.

Kemudian tim patroli inipun melihat adanya kegiatan penerimaan pengunjung di Salon Devada tersebut. Dikarenakan tetap saja membuka usahanya serta diduga menyediakan wanita penghibur, tim pun lantas masuk ke dalam salon tersebut. Tak pelak, sejumlah pria hidung belang bersama para wanita ditemukan di salahsatu ruangan yang dijadikan sebagai lokasi karaoke.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Medan Belawan, Abdul Rahman mengaku sangat mendukung atas kegiatan yang dilakukan  Forkompimcam Medan Belawan yang telah merazia Salon Devada tersebut.

Advertisement

“Sepertinya pengusaha Salon Devada ini tidak mengindahkan
Perwal No.11 tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Medan, “ucap Abdul Rahman yang akrab disapa Bung Atan ini.

Sebelumnya sambungnya, telah disampaikan imbauan kepada Pemilik Salon Devada untuk tidak melakukan aktifitasnya selama Bulan Suci Ramadhan 1441 H dan sampai berakhir wabah Covid-19. Masyarakat harus mau mengikuti instruksi pemerintah berupa tidak melakukan aktivitas di luar rumah dengan cara berkerumun atau berkumpul.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada Camat Belawan dan para Kepala Lingkungan yang sangat perduli dengan masyarakat Belawan, “ucapnya mengakhiri.

Sementara itu, salah seorang warga Belawan, Edison yang ditanya wartawan mengatakan sangat bersyukur telah merazia Salon Devada tersebut, sebab keberadaan salon itu sendiri sangatlah meresahkan warga sekitar.

“Kita meminta seluruh salon dan cafe yang ada di Belawan supaya ditutup saja. Langkah ini sebagai kewaspadaan kita terhadap wabah Covid-19 dan menghargai saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa,” jelas Edison. (irwan pane)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button