Polhukam

Bebas Berkat Program Asimilasi, Mantan Penghuni Rutan Tanjungpura Ini Ditembak Polisi

BELAWAN | MIMBARRAKYAT.ID – Seorang mantan penghuni Rumah tahanan (Rutan) Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang baru saja bebas berkat adanya program asimilasi akibat dampak Pandemi Covid -19, akhirnya kembali harus meringkuk ke dalam sel tahanan Mapolres Pelabuhan Belawan.

Bahkan, selain diciduk bersama dengan seorang rekannya yang berinisial S alias Wanda. Mantan napi yang diketahui berinisial A alias Rian Able ini juga harus merasakan panasnya timah panas milik personel Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan yang menembus kaki bagian kirinya.

“Tersangka A alias Rian Able terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur ke arah kakinya, karena mencoba melakukan perlawanan kepada petugas yang akan menangkapnya, Kamis (22/05/2020) kemarin sekira pukul 23.00 WIB, “terang Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP I Kadek Hery Cahyadi saat ditanya wartawan, Jumat (29/05/2020).

Selama keluar dari Rutan Tanjungpura, tersangka A alias Rian Able ini sambung Kasat Reskrim telah 2 kali melakukan tindak pidana Pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Advertisement

Kedua tersangka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/236/V/2020/SPKTN Pel. Belawan tgl 21 Mei 2020 atas nama pelapornya Ulfa Kumala yang terjadi, Minggu (10/05/2020) sekira pukul 11.00 WIB di Jalan Titi Payung, Desa Kelambir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut tepatnya di depan PT Bukara.

Akibat perisitiwa itu korban mengalami kerugian berupa tas sandang warna coklat berisikan uang, handphone merk Apple XI dan KTP. Dari penangkapan terhadap para tersangka tersebut petugas juga turut mengamankan barang buktinya berupa sepedamotor Honda Beat tanpa plat Nopol, kunci letter T, pakaian dan sandal yang merupakan hasil kejahatannya.

“Kedua tersangka ini kita jerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, “katanya mengakhiri. (irwan pane/sarwo)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button