PendidikanPolhukam

Laksanakan Go To School, Kapolsek Medan Area : Jangan Tawuran dan Jauhi Narkoba

MEDAN | MIMBARRAKYAT.ID – Polsek Medan Area melaksanakan kegiatan Go To School dan menjadi pembina upacara bendera di 2 sekolah berbeda yang berada di wilayah hukumnya, Senin (24/02/2020).

Adapun sekolah yang disambangi yakni Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Medan di Jalan Utama, Kelurahan Kota Matsum 2, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang langsung dilaksanakan oleh Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago, serta di SMP Negeri 23 Medan yang berada di Jalan Swadaya, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Provinsi Sumut dengan pelaksanaanya Waka Polsek Medan Area, AKP Neneng Armayanti dan Bhabinkamtibmas, Bripka Josua Ricardo Sianturi.

BACA JUGA :   Operasi Kancil Toba 2019, 2 'Pemetik' Ranmor Diringkus Resum Polres Labuhanbatu

Sebagai Pembina Upacara Bendera di SMA Muhammadiyah 1 Medan, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago menyampaikan agar para siswa belajar dengan baik, disiplin serta mematuhi peraturan sekolah, orangtua dan sopan santun terhadap sesama.

BACA JUGA :   Sudah 25 Saksi Diperiksa Soal Pembunuhan Hakim PN di Medan

“Para siswa agar berusaha belajar dengan giat untuk menggapai masa depan yang lebih baik, “imbau Faidir di hadapan para siswa serta guru SMA Muhammadiyah 1 Medan yang berjumlah 280 orang sembari menambahkan agar bisa  mengantisipasi prilaku genk motor dan patuhilah perundang-undangan lalulintas, pakai helm dan lengkapi surat-surat jika mengendarai kendaraan bermotor (Ranmor).

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Mapolsek Medan Area ini juga menyampaikan adanya atensi pimpinan agar mengantisipasi tawuran antar pelajar, kejahatan Curanmor, Curat dan Curas (3C) dan Program Sumut Bersinar (Bersih Narkoba).

BACA JUGA :   Fakta Integritas di Rutan Perempuan, Kapolsek Medan Helvetia : Menuju WBK/WBBM Harus Saling Dukung

“Para siswa harus menjauhi Narkoba dan jangan mencoba-coba apalagi sampai memakai Narkoba. Selain itu, jangan mudah percaya menerima berita hoax/ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, “pungkasnya mengakhiri. (Sarwo)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: