Pendidikan

Keren, Kapolda Sumut Berakting di Film Sang Prawira Sebagai Pak Pos

ASAHAN | MIMBARRAKYAT.ID – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara ( Kapolda Sumut), Irjen Pol Agus Andrianto ternyata bisa juga berakting di depan kamera. Bahkan perwira Polri berpangkat Irjen inipun tak kalah gaya aktingnya dengan bintang film di tanah air ini.

Hal itu dibuktikannya ketika syuting dalam pembuatan film ‘Sang Prawira’ yang disutradarai Ponti Gea, Minggu (28/7/2019). Dalam film tersebut, orang nomor satu di Polda Sumut ini berperan sebagai pengantar surat ( Pak Pos) yang bekerja di PT POS Indonesia Cabang Kisaran, Kabupaten Asahan.

BACA JUGA :   Satgas BKO Kodim Pultab Berikan Pemahaman Wawasan Nusantara

Pria berkumis yang dikenal mudah tersenyum tersebut dengan menggunakan sepatu, helm, jaket dan motor khas warna orange serta tempat surat yang terbuat dari karung, jenderal bintang dua tersebut masuk ke halaman sekolah SMAN I Kisaran untuk menjalankan tugasnya sebagai pengantar surat.

Seorang wanita yang menggunakan baju pegawai negeri sipil sudah menanti kedatangan pak pos untuk mengambil surat tersebut. Yang tidak lain wanita tersebut merupakan istri Kapolda Sumut, Evi Agus Andrianto yang sedang berperan sebagai guru.

Advertisement
BACA JUGA :   Picu Minat Anak-anak, Rumah Quran Nuruh Huda Gelar Mushabaqoh

Informasinya, film ini digarap untuk menceritakan harapan orangtua yang menginginkan anaknya menjadi polisi agar kelak dapat menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia. ” Ini kebutuhan pembuatan film, saya sangat senang dan bangga jadi bagian dalam film tersebut. Yuk semuanya tunggu tayang di bioskop,” kata Kapolda.

Dalam film tersebut, Agus juga mengajak seluruh generasi muda dan penerus agar lebih menghargai pendidik (guru- red), karena dari tangan dingin guru tercipta generasi yang baik dan berkarakter serta bermoral.

BACA JUGA :   Cerdaskan Anak Perbatasan, Satgas 301/PKS Bagikan 2 Ribu Buku

“Pelajar jangan tawuran, narkoba dan membully, itu tidak baik dan merugikan diri sendiri. Untuk itu, saya mengajak anak muda untuk menjaga Indonesia dari virus perpecahan,” pintanya. ( Sarwo/rill)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: