DaerahPendidikan

Disdikbud Palas Pantau Kesiapan PBM Tatap Muka di 36 Sekolah

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Padang Lawas terus mempersiapkan dan meninjau kesiapan sekolah dalam menghadapi proses belajar mengajar (PBM) sistem tatap muka di sejumlah sekolah SD di Kabupaten Bercahaya itu.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan didampingi Kabid Tenaga Pendidik bersama Tim Gugus Covid 19 Pemkab Palas, meninjau langsung kesiapan sekolah di 36 SD, salah satunya di SDN 0108 Bulusonik, Kecamatan Barumun.

“Peninjauan ini dalam rangka rencana proses belajar mengajar dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 bagi sekolah untuk PBM tatap muka terhadap peserta didik,” jels Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Palas, Hj Rosidawati Suryani, Selasa (22/9/2020) disela peninjauan kesiapan sekolah.

Kata Rosidawati, kesiapan sekolah untuk kembali melaksanakan PBM tatap muka harus menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Menurut Rosidawati, untuk PBM tatap muka perlu persiapan yang matang dari pihak sekolah, guru serta wali murid. Hal tersebut tidak serta merta dapat dilakukan sebelum mengetahui pasti kesiapan sekolah dalam menjalankan protokol Covid-19.

“Keputusan untuk kegiatan PBM tatap muka bagi peserta didik, bukan main-main. Sebab ini menyangkut dengan jiwa manusia, jika sekolah itu belum siap, tidak boleh dipaksakan,” tegasnya.

Rosidawati menegaskan, persiapan sekolah dalam mengahadapi proses belajar mengajar di new normal ini, harus melengkapi persiapan masker, hand sanitizer, wastapel sarana cuci tangan dan alat penyemprotan disinfektan harus sudah lengkap secara baik.

Advertisement

Selain itu, sarana prasarana lainnya seperti kamar mandi serta MCK sekolah juga harus kondisi bersih. Kesiapan tersebut tentu benar-benar mengikuti protokoler kesehatan Covid 19 yang telah dianjurkan pemerintah.

“Jika nantinya sekolah layak, maka akan kita rekomendasikan proses belajar mengajar. Itupun harus diketahui dan disetujui oleh para wali murid. Artinya kita memberikan kebebasan pendapat kepada wali murid dalam menyikapi hal ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rosidawati mengatakan, pihaknya telah melakukan survei ke 36 sekolah di wilayah eks Barumun meliputi kecamatan Barumun, Ulu Barumun, Lubuk Barumun dan Barumun Selatan.

Survei ini bertujuan untuk melihat langsung kelayakan terhadap kesiapan sekolah untuk melaksanakan proses belajar mengajar New Normal.

Kendati demikian, Disdikbud berharap, agar semua pihak terus mendukung dan membantu pihak sekolah dalam menyiapkan proses belajar mengajar hingga apa yang diharapkan ini dapat berjalan dengan baik.

“Kita berharap dukungan semua termasuk orangtua siswa, masyarakat, pemerintah desa serta pihak kesehatan dalam proses PBM. Karena tanpa dukungan semua pihak, tentu hal ini tidak dapat kita laksanakan,” imbuhnya.

Pihaknya juga berharap dukungan para ulama untuk selalu mendoakan agar pandemi Covid 19 ini segera berlalu. (ISN)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button