PemerintahanPolhukam

Buntut Dugaan Upah Lembur Satpam Belum Dibayar, LSM Cifor dan Abu Japi : Hubungan Kerja Pelindo I dengan PT SDM Harus Dievaluasi

BELAWAN | MIMBARRAKYAT.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cifor mendesak Direksi PT Pelindo I untuk segera memutuskan hubungan kerjanya dengan PT Sentral Daya Madani (SDM).

Bukan itu saja, LSM Cifor ini juga menyarankan agar kinerja staffnya yang menangani vendor Satpam di PT Pelindo I untuk segera dievaluasi. Hal itu disampaikan Sekretaris LSM Cifor, Ismail Alex MIP saat ditanya wartawan tentang mencuatnya kabar adanya keluhan Satpam yang ditugaskan di perusahaan milik BUMN tersebut, Kamis (28/05/2020).

Di samping itu, LSM Cifor yang nantinya bersama dengan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abu Japi) juga akan berusaha untuk mencari tahu kebenaran terkait mencuatnya dugaan kabar upah lembur Satpam di Pelindo I yang belum dibayarkan, termasuk gaji yang tidak sesuai dengan fasilitas dan pendidikan.

“Kita akan pertanyakan kepada PT Persero Pelindo I mengapa kejadian ini sampai 3 tahun lebih. Sementara mereka itu cuma perusahaan outshourcing. Dalam sistem prosedur dan peraturannya masih tetap oleh Polri yaitu yang mengatur Perkap 24 tahun /2010 dan 2011. Akan tetapi ketika permasalahan kesejahteraan, apakah itu gaji lembur dan hak-hak pekerja itu masih sesuai tetap dengan mengacu Peraturan Ketenagakerjaan, “ucap Ketua Abu Japi, Safrul Daulay SH MM CCPS.

Advertisement

Sementara itu secara terpisah, Humas Pelindo I, Fiona yang dikonfirmasi wartawan tentang mencuatnya isu tersebut belum berhasil ditemui, dikarenakan juru bicara PT Pelindo I sedang tidak berada di tempat. Dikabarkan sebelumnya, para Satpam yang ditugaskan di Pelindo I ini mengeluh dikarenakan dugaan tidak adanya kejelasan status dan hak lembur mereka yang belum dibayar.

Hal itu terjadi diduga setelah Manajemen PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) yang menyerahkan Pengelola Jasa Tenaga Kerja Pengamanan (Satpam) di Graha Pelindo I Jalan Lingkar Pelabuhan No. I Belawan dan Jalan Krakatau Ujung, Medan kepada PT. Sentral Daya Madani. (Irwan pane)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button