DaerahPemerintahan

Bantuan Perahu Karet jadi Transportasi Penyeberangan Warga Sabahotang

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Pasca hanyutnya jembatan gantung sebagai akses sarana lalulintas, kini warga Desa Sabahotang, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, terpaksa menggunakan bantuan perahu karet dibantu aparat kepolisian dari Polsek Barumun dan Babinsa Koramil 08 Barumun.

Pasalnya, derasnya arus air sungai Barumun mengkhawatirkan warga untuk mengarungi sungai, karena akan mengancam keselamatan jiwa bagi warga yang nekat mengarungi arus sungai Barumun.

“Kita harus peduli membantu warga yang ingin keluar dari desa dengan perahu karet tanpa harus mengarungi sungai untuk menyeberang sampai kedaratan,” kata Danramil 08 Barumun Kapten Inf Fahri Batubara di dampingi Babinsa Serma Hamdani, Serda Habibi dan Serda Rahmadoni.

BACA JUGA :   Begini Peran Strategis Pemuda dalam Membangun Kabupaten Labuhanbatu

Dia mengaku, terputusnya akses lalulintas ke desa membuat warga mengalami kesulitan dan memerlukan bantuan transportasi penyeberangan untuk membeli kebutuhan sandang pangan yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

“Dengan adanya bantuan perahu karet tentu sangat membantu aktivitas masyarakat keluar masuk desa,” jelasnya.

Kahadiran Babinsa, kata Fahri, juga harus bisa membantu meringankan kesulitan warga serta tanggap dan peduli khususnya di wilayah binaanya yang saat ini dalam suasana musibah banjir.

“Prajurit TNI harus meningkatkan kemanunggalan dengan masyarakat dan memberi manfaat di tengah tengah masyarakat, sehingga kehadirannya selalu dirindukan,” tegas Danramil.

BACA JUGA :   Kapolsek Barumun Terima Cenderamata dari Personel saat Pisah Sambutnya

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Barumun Aiptu Saipul Bahri bersama personel mengatakan, akibat curah hujan tinggi selama ini menyebabkan meluapnya air sungai Barumun, membuat masyarakat Desa Sabahotang kesulitan beraktifitas untuk berusaha dan lainnya, karena harus mengarungi sungai yang airnya cukup deras.

“Warga dan khususnya anak-anak sekolah membutuhkan bantuan sarana penyeberangan, agar aktifitas kegiatan belajar tidak terganggu akibat putusnya jembatan gantung. Perahu karet ini digunakan sebagai transportasi angkutan penyeberangan jalur sungai,” terangnya, Sabtu (22/2/2020).

BACA JUGA :   Peran Aktif Masyarakat harus Diperkuat untuk Pencegahan Karhutla

Kepala Desa Sabahotang Abi Jumroh mengucapkan, terima kasih atas bantuan Babinsa dan kepolisan Polsek Barumun serta Pemerintah Kabupaten Palas yang membantu warga dengan perahu karet sebagai alat penyeberangan.

“Kalau tidak adanya perahu karet ini, kemungkinan besar banyak anak-anak sekolah dari desa ini bakal terancam putus sekolah dan lainnya, karena harus bertarung nyawa untuk mengarungi sungai Barumun yang cukup deras ini,” beber Jumroh. (Ibnu Nasution)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: