DaerahPariwisataPolhukam

14 Kali Beraksi, Pasutri Curi Sepedamotor Modus Daftar Anak Sekolah Ditangkap Polisi

DELISERDANG | MIMBARRAKYAT.ID – Sepak terjang Pasangan suami istri (Pasutri) dalam melakukan aksi Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) akhirnya kandas di tangan petugas Unit Reskrim Polsek Percut Seituan.

Pelaku Curanmor yang beraksi dengan modus mendaftarkan anak sekolah di salahsatu taman kanak-kanak ( TK) di kawasan Desa Amplas Kecamatan Percut Seituan, Kab Deliserdang, Sumatera Utara inipun akhirnya mendekam di sel tahanan Polsek Percut Seituan.

Dalam aksinya kedua Pasutri yang diketahui berinisial SZ dan Ev ini terekam kamera CCTV yang dipasang di sekitar TKP. Terlihat awalnya sang istri, Ev sambil menggendong anak masuk ke dalam sekolah. Sedangkan suaminya langsung beraksi mencuri 1 unit sepedamotor yang terparkir di halaman sekolah tersebut.

BACA JUGA :   Gangguan Kamtibmas? Call Center Polsek Torgamba 08116220521 Siap Tangani

“Keduanya sudah ditahan, diamankan di Desa Bandar Setia,” ujar Kapolsek Percut Seituan Kompol Subroto, Senin (22/7/2019). Ia mengatakan dari pemeriksaan diketahui kalau tersangka diduga kerap melakukan aksi curanmor dengan modus serupa. ” Ada 14 Laporan Polisi (LP) yang kita terima, dilakukan oleh kedua tersangka,” jelasnya.

Advertisement
BACA JUGA :   Pemilik Panti Pijat "M" di Haji Hanif Ini Diciduk Polisi

Untuk peran, sambung Subroto, sang istri bertugas berpura-pura hendak mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut. Sementara sang suami berperan sebagai eksekutor yang langsung membawa sepedamotor korban yang terparkir di halaman sekolah.

Setelah sepedamotor dibawa kabur kedua pelaku, lanjut Subroto, lalu kedua anaknya ikut diboyong. “Kami yang mendapat laporan korban langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” jelasnya.

BACA JUGA :   Melawan Petugas, Otak Pelaku Curas di Rantauprapat Ditembak Polisi

Terpisah tersangka SZ mengaku nekat melakukan aksi pencurian untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Hasil penjualan sepedamotor curian untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya. Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil amankan satu unit sepeda motor korban yang belum sempat dijual ke penadah.

Akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kuhpidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara.( Srw)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: