Nasional

Puluhan Pemuda, Masyarakat dan Mahasiswa Gelar Aksi Unjukrasa di Kantor Desa Belo, Ini Tuntutannya

TALIABU | MIMBARRAKYAT.ID – Dinilai tidak transparan dalam pengelolaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Puluhan pemuda, mahasiswa dan masyarakat melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Desa Belo, Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut), Minggu (31/05/2020).

Koordinator aksi, Sunarti Banapon dalam orasinya meminta kepada Kepala Desa Belo Irma Liambana agar segara melakukan rapat umum untuk mempertanggungjawabkan dugaan penyelewengan anggaran tahun 2019.

“Tahun 2019 ada beberapa item kegiatan yang sudah termuat dalam APBDes. Namun kegiatan itu tidak dikerjakan, dengan nilai anggaran mencapai ratusan juta rupiah, “ungkap Sunarti dalam orasinya.

BACA JUGA :   PT Indojaya Agrinusa Japfa Dapat Piagam Penghargaan dari Kapolda Sumbar

Lanjut kata Sunarti menambahkan, selain dugaan penyelewengan anggaran 2019 pemuda dan mahasiswa Desa Belo juga meminta kepada Kepala Desa Belo untuk terbuka dengan penggunaan anggaran penanganan covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD).

“Kami juga meminta kepada Ibu Kades Desa Belo untuk terbuka dengan penggunaan anggaran Covid-19 dan BLT, karena yang kami ketahui ibu Kades mengatakan anggaran BLT itu hanya 20 persen dari DD padahal sesuai Permendes itu anggaran BLT 30 persen dari jumlah anggaran DD. Jadi ini juga sudah terindikasi kalau Ibu Kades telah melakukan pembohongan terhadap masyarakat Desa Belo,”ucapnya.

Advertisement

BACA JUGA :   KPK Ingatkan Gunakan Anggaran Covid-19 Sesuai Aturan

Untuk itu dengan berbagai persoalan yang terjadi di Desa Belo, terutama pada ketidakterbukaan penggunaan anggaran baik ADD maupun DD dan berbagai persoalan lainnya. Maka mahasiswa dan Pemuda Desa Belo ini meminta kepada Dinas DPMD Kabupaten Pulau Taliabu untuk segera memberikan LPJ Desa Belo tahun 2019 kepada masyarakat Desa Belo dan segera lakukan pembinaan terhadap Kepala Desa Belo.

Kemudian meminta kepada pihak Inspektur Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu untuk segera lakukan audit penggunaan anggaran DD dan ADD tahun 2019 Desa Belo, meminta kepada Kepala Desa Belo untuk segera mudur dari jabatannya dan meminta kepada Bupati Pulau Taliabu, Hi Aliong Mus untuk segera memberhentikan Kepala Desa Belo dari jabatannya.

BACA JUGA :   Akhyar di Studio RCTI Jakarta : Ayo warga Kota Medan Dukung Lyodra Ginting dengan Mengirim SMS

“Apabila tuntutan ini tidak dapat ditindaklanjuti dalam waktu yang singkat. Maka kami mahasiswa, pemuda dan masyarakat Desa Belo akan melakukan aksi yang lebih besar dan jumlah masa yang lebih banyak lagi, “ujarnya seraya berharap agar tuntutannya ini dapat ditindaklanjuti secepatnya, karena kalau tidak mereka akan lakukan aksi yang lebih besar dengan jumlah massa yang lebih besar lagi. (Bumay)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close