Nasional

Pemkab Bangka Tekan Penyebaran Covid -19, Caranya Seperti Ini

BANGKA | MIMBARRAKYAT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya, yaitu dengan terus melakukan sosialisasi pada hari Sabtu dan Minggu, khususnya di tempat-tempat keramaian.

“Sosialisasi kita mulai dari warung kopi, tempat wisata serta pantai-pantai dan tempat keramaian, “kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Boy Yandra, Jumat (04/09/2020).

Lanjut Boy, BPBD Bangka juga memberikan layanan rapid test gratis yang dimulai sejak 2 Juli sampai dengan 3 September 2020. Selama Rapid test gratis ini berlangsung sudah ada sekitar 4125 orang yang melakukanya, mulai dari Rumah Sakit Depati Bahrin, RS Safri Rahman dan RS Eko Maulana Ali.

Dengan adanya rapid test gratis ini dia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan waktu dan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya, sebagai bentuk pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, jangan lupa untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, dengan wajib memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun air mengalir dan tingkatkan perilaku hidup sehat di keluargaa maupun masyarakat, “kata Boy.

Advertisement

Lanjut Boy, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka juga memberikan layanan rapid test gratis di delapan kecamatan yang diadakan di tempat-tempat pelayanan kesehatan, di mana sudah berjumlah 13.423 test dan untuk swab, kita sudah melakukan 2,95 perseribu penduduk.

Hal ini sudah melampaui target WHO yang mana 1 perseribu penduduk, jadi Kabupaten Bangka dengan masifnya memutuskan mata rantai daripada wabah penyebaran Covid-19 saat ini.

Kemudian upaya lainnya yang dilakukan secara masif oleh Dinkes Kabupaten Bangka adalah melakukan penindakan, sosialisasi terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker di 8 kecamatan dengan melibatkan Gugus Tugas Covid-19 Bangka, Kapolsek di kecamatan, serta Puskesmas di kecamatan yang ditujukan kepada pengendara motor dan pasar yang ada di kecamatan.

“Bagi masyarakat yang diketemukan tidak menggunakan masker akan diberi peringatan dan diberikan masker. Jadi hari ini pasien inisial MM umur 53 tahun yang terkonfirmasi positif Covid -19 dinyatakan sembuh. Maka sampai saat ini pasien terkonfirmasi positif Covid -19 berjumlah 75 orang dan yang dinyatakan sembuh berjumlah 70 orang, “tandasnya. (Sermon)

Advertisement
Back to top button