Nasional

Diduga Gelapkan Anggaran DD, Warga Desa Nahi Laporkan Kades ke Pemda Kepsul

KEPSUL | MIMBARRAKYAT.ID – Puluhan warga resmi mengadukan Kepala Desa, Arham Buamona kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula. Hal ini lantaran warga menduga sang kades menggelapkan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Aduan puluhan warga asal Desa Nahi diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Syafrudin Sapsuha, Kepala Inspektorat Kepsul H. Kamaludin Sangadji, serta sejumah pejabat lingkup Pemda Kepsul di ruang rapat Sekda, Lantai II Kantor Bupati Kepsul, Senin (13/1/20) kemarin pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Warga Nahi menyampaikan tuntutannya sebanyak 26 poin seperti, dugaan korupsi pengelolaan DD dan ADD Desa Nahi, penyelewengan jabatan aparat desa, serta jual beli beras raskin kepada warga Desa Nahi beberapa pekan lalu. Untuk itu, Warga meminta kepada Inspektorat dan Polres Kepsul serta aparat yang berwenag untuk segera melakukan audit investigasi atas pengelolaan DD dan ADD dari tahun 2016-2019 pekan kemarin.

BACA JUGA :   Lima Hari Jaringan Telkomsel Padam, Pebisnis Online di Pulau Taliabu Merugi

Ardi Umafagur, perwakilan warga Desa Nahi menyampaikan, ini akumulasi dari berbagai kesalahan yang dilakukan Kades Desa Nahi, sehingga pembangunan di desa kami tidak ada dampak dan tidak ada kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Abangmus Umasugi, juga menambahkan bahwa, warga nahi juga menyesalkan pengelolaan DD dan ADD di Desa Nahi yang terkesan tertutup dan menyimpang dari Pasal 82 UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mengamanahkan keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan DD dan ADD.

Sardin Umafagur, saat diwawancarai sejumlah awak media

“Indikasi Korupsi begitu besar di Desa Nahi, Kami meminta Polres dan Kejari Kepsul segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Nahi,” harapnya.

BACA JUGA :   Polda Maluku Utara Dinilai Lambat Tuntaskan Kasus Pemotongan Dana Desa

Sementara itu, Sekda Kepsul Syafrudin Sapsuha mengatakan, sangat menghormati apa yang disampaikan masyarakat Desa Nahi, namun sekali lagi mereka harus terlebih dulu menguji data dan berbagai dugaan yang diadukan hari ini.

“Kemudian yang terpenting jika terbukti kami juga harus mengkonsultasikan terkait pergantian, mengingat hal ini menjelang Pilkada, agar kami juga tidak menabrak aturan,” ungkap Sekda.

Dalam waktu yang bersamaan, Kepala Inspektorat Kepsul H. Kamaludin Sangadji, berjanji dalam waktu dekat segera turun di Desa Nahi Kecamatan Sulawesi Barat untuk menguji sejumlah aduan masyarakat Desa Nahi yang disampaikan hari ini.

“Kami sangat merespon apa yang disampaikan warga Nahi hari ini dan harus mendapat respon positif oleh pemda kepsul, untuk itu sebagai langkah yang strategis dalam waktu dekat saya akan membentuk tim untuk melakukan audit investigasi atas pengelolaan DD Dan ADD di desa tersebut,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Ketua PN Bobong Lantik 20 Anggota DPRD Taliabu Periode 2019-2024

Setelah pertemuan, puluhan warga Desa Nahi juga meminta kepada Pemerintah Daerah melalui Sekda Kepsul agar segera mencopot Arham Buamona sebagai Kepala Desa Nahi.

“Jika tuntutan kami ini tidak di hiraukan oleh pihak Pemda, Kami akan mendatangi Kantor Bupati yang kedua kalinya dengan masa yang lebih banyak sekaligus memboikot aktifitas Pemerintah Desa Nahi,” tutupnya. (Bumay)

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: