DaerahKesehatanPolhukamUmum

Hukuman Push Up Warnai Operasi Yustisi di Depan Mapolsek Barumun 

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Polsek Barumun Kabupaten Padanglawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali lagi melakukan peran aktifnya dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayah hukumnya.

Melalui Operasi Yustisi, Personel Polsek Barumun terus bergerak rutin melakukan giat untuk mencegah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut. Pantauan Mimbarrakyat.id, Jumat (16/10/2020) kemarin, sejumlah personel Polsek Barumun melakukan Operasi Yustisi di depan Mapolsek Barumun Jalan KH Dewantara, Kecamatan Sibuhuan, Kabupaten Padanglawas, Provinsi Sumut.

Selain melakukan tindakan hukum berupa push up kepada warga yang tidak memakai masker, juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Personel Polsek Barumun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan 4 M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan).

” Untuk menekan jumlah kasus konfirmasi yang terus meningkat, Kita terus aktif menerapkan Perbup No.31 tahun 2020 dengan mengaktifkan apel siaga memakai masker kepada warga, “ujar Kapolsek Barumun, AKP Miftahuddin di halaman Mapolsek Barumun usai melakukan giat penerapan Perbup 31 tahun 2020 tersebut.

Advertisement

Dikatakannya, Operasi Yustisi atau apel penertiban menggunakan masker dilakukan rutin setiap pagi. Hal ini dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. ”Warga yang terdapat tidak menggunakan masker kita berikan tindakan hukuman badan seperti push up dan diperingati petugas untuk disiplin memakai masker, ” ujarnya.

Ditambahkan lagi, pelanggar protokol kesehatan pada Perbup 31 /2020 memberikan sanksi sosial dan administrasi hingga denda administrasi mulai dari Rp 5 ribu sampai dengan Rp 200 ribu. Namun lanjutnya, kita sudah waktunya memberikan tindakan tegas.

Ia berharap, masyarakat dapat memahami dan mentaati peraturan dan anjuran pemerintah, tentang penerapan disiplin protokoler kesehatan dan penegakan hukum Covid-19, guna untuk mencegah dan memutus mata rantai Virus Corona. (Margo)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button