KesehatanNasional

Di Bangka, 74 Dari 81 Orang Terpapar Covid-19 Dinyatakan Sembuh

BANGKA | MIMBARRAKYAT.ID – Sebanyak 74 dari 81 orang yang terkonfirmasi positif Covid -19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel) dinyatakan telah sembuh.

Meskipun demikian, segala usaha dan upaya terus dilakukan Dinas kesehatan (Dinkes) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara masif guna untuk memutuskan mata rantai dari pada wabah penularan Covid -19.

Bahkan Dinkes Kabupaten Bangka sendiri tetap akan melakukan tracking, terhadap para pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

“Alhamdulilah kontak- kontak langsung dan sekunder dinyatakan negatif. Namun upaya lain adalah melaksanakan ketika ada kontak sekunder di pelayanan kesehatan di Puskesmas. Kemudian upaya yang dilakukan BPBD adalah melakukan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Upaya penegakan dan pengendalian Covid -19 di Kabupaten Bangka yang mana leading sektornya adalah Polres Bangka, TNI, BPBD dan relawan yang mana telah melakukan penindakan terhadap orang- orang yang tidak patuh terhadap pelaksanaan dan penggunaan masker, “kata Juru bicara (Jubir) Penanganan Percepatan Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Bangka, Provinsi Babel, Boy Yandra saat ditanya wartawan, Kamis (17/09/2020).

Sedangkan untuk BPBD sendiri sambungnya, sudah melaksanakan rapid test gratis mukai dari 2 Juli sampai 17 September 2020 yang untuk BPBD sendiri ada sebanyak 4546 orang. Sedangkan di RS Eko Maulana Ali berjumlah 562 orang dan RS Umum Syafri Rahman berjumlah 322 orang.

Advertisement

“Jadi jumlahnya sampai saat ini rapid test gratis yang dilaksanakan di Kabupaten Bangka sebanyak 5430 orang. Sedangkan untuk penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, sebagai upaya penegakan dan pengendalian Covid -19 yang dimulai dari 14 September sampai 31 Oktober 2020, di mana tempat – tempat yang dikunjungi adalah perkantoran, sekolah, pasar, rumah ibadah, pelabuhan, transportasi, pasar apotik, Warkop, perhotelan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker ada sanksi, baik itu perorangan maupun pelaku usaha, “paparnya.

Sanksi bagi perorangan diberikan teguran lisan maupun tertulis masih dikatakannnya, kemudian yang kedua kerja sosial seperti ada yang menyapu, ada yang disuruh push up dan ada lagi yang menyayikan lagu Indonesia Raya dan ada yang mengucapkan Pancasila. Sedangkan untuk pelaku usaha, adalah teguran lisan ataupun tertulis.

Sedangkan yang kedua, penghentian sementara usahanya kemudian yang ketiga pemberhentian ijin usaha. “Untuk sanksi yang diberi oleh pihak Pemkab Bangka mudah-mudahan dapat dilakukan oleh masyarakat Bangka tanpa terkecuali, “harap Boy Yandra. (Sermon)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button