KesehatanPemerintahanPolhukam

Balon Walikota dan Wakil Walikota Harus Lampirkan PCR Saat Daftar Ke KPU Medan

MEDAN | MIMBARRAKYAT.ID – Pada saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan pada 4 – 6 September 2020 nanti, setiap Bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Medan yang ingin bertarung di ajang Pilkada Medan 2020 harus melampirkan real time Polymerase Chain Raction (PCR).

Hal itu ditegaskan dalam draf perubahan Peraturan KPU (PKPU) No 6/2020 tentang pencalonan lanjutan dalam kondisi Covid-19, ketentuan harus melakukan pemeriksaan PCR bagi Balon yang kemudian hasilnya dibawa saat mendaftar.

“Ini masih draf, kami imbau Balon (walikota-wakil walikota) bersiap sejak awal,” kata Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik didampingi anggota KPU Medan Bidang Teknis, M Rinaldi Khair dihadapan sejumlah wartawan di Aula KPU Medan Jalan Kejaksaan No.37, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Advertisement

Dikatakan Agussyah, bila selanjutnya hasilnya negatif maka proses bisa dilanjutkan, sedangkan yang hasilnya positif maka tidak diperkenankan datang saat pendaftaran.

“Bagi salahsatu Balon walikota – wakil walikota yang hasilnya positif, kita akan gunakan teknologi informasi seperti di antara video call, “ungkapnya seraya menekankan kalau real time PCR ini juga dinilai penting, karena ada permintaan sepenuhnya dari tim kesehatan.

“Ini penting sama mereka sebelum masa / tahapan pemeriksaan kesehatan Pasangan calon (Paslon) nanti di Rumah Sakit Adam Malik,” ungkapnya. Sementara itu, M Rinaldi Khair menambahkan dengan hasil positif pada salahsatu paslon maka tahapan tes kesehatan ditunda baginya hingga 14 hari berikutnya,

“Apakah dengan tunda 14 hari itu masih ada waktu, tentu masih, sebab tahapan penetapan dilakukan pada 23 September,”paparnya mengakhiri penjelasannya. (Sarwo)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button