Daerah

Wabup dan Kabag Ops Polres Palas Bagikan Masker ke Pengendara

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Wakil Bupati Padang Lawas, drg H.Ahmad Zarnawi Pasaribu dan Kabag Ops Polres Padang Lawas, Kompol Aswin Noor Nasution, membagikan masker kepada pengguna jalan raya di lokasi Jalinsum Sibuhuan – Sosa, Kamis (10/9/2020).

Selain pembagian masker secara simbolis kepada pengendara, personel yang terlibat juga turut memasangkan masker yang diberikan kepada warga.

Hal ini sebagai bentuk sosialisasi Perbup 31 Tahun 2020 dan Protokoler kesehatan (Prokes) dalam upaya peningkatan disiplin pencegahan Covid 19.

Selain pengendara, warga yang nongkrong di warung-warung kopi pun juga disambangi untuk disosialisasikan agar mematuhi Prokes.

Kegiatan berlangsung di lokasi Simpang jalur dua depan SPBU Sibuhuan, sebelumnya telah dilaksanakan dilokasi pusat pasar Sibuhuan dan Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan.

Dua lokasi ini sebagai tempat sasaran pembagian masker untuk masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus upaya pencegahan Covid 19.

“Mari kita biasakan diri untuk memakai masker demi kepentingan dan keamanan kesehatan kita bersama,” imbau Kabag Ops kepada pengguna jalan disela pembagian masker.

Advertisement

Sosialisasi Perbup Nomor 31 Tahun 2020 dan Prokes akan terus gencar dilakukan mereka sampai ke lapisan masyarakat tingkat paling bawah di lingkup desa dan kabupaten.

“Tujuannya, guna untuk memutus mata rantai wabah Covid 19, sebagai tindak lanjut anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan dan Peraturan Bupati Padang Lawas Nomor 31 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019,” tandasnya.

“Mari kita ikuti anjuran pemerintah, selalu menjaga jarak, menghidari kerumunan, memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun dengan teratur,” Ajak Aswin.

Aswin menegaskan, setelah pelaksaan sosialisasi dilakukan, tidak menutup kemungkinan akan ada Tim Terpadu yang akan melakukan razia terhadap masyarakat.

“Jika nantinya adanya masyarakat membandel tentu akan dikena sanksi berupa denda sebesar Rp 5ribu sampai Rp 150 ribu bagi warga yang melanggar aturan,” pungkasnya. (ISN)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button