DaerahPolhukam

Tujuh Warga Penebang Hutan Lindung Diserahkan ke Polres Palas

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Petugss Security PT Sumatera Silvia Lestari (SSL) Kabupaten Padang Lawas bersama personel Polsek Barumun Tengah mengamankan tujuh warga Barumun, Sosa dan Barumum Tengah yang diduga pelaku praktik illegal logging (penebangan liar), Rabu (18/3/2020) kemarin sekira pukul 15.00.

Humas PT Sumatera Silvia Lestari (SSL) wilayah Kabupaten Palas Brian Napitupulu mengatakan, ketujuhnya melakukan penebangan liar di hutan lindung yang berada di areal perusahaan Hutan Tanam Industri (HTI) milik PT SSL.

“Ketujuh pelaku ini melakukan pengerusakan hutan lindung dengan cara menumbang pohon-pohon tua yang dilindungi untuk dijadikan bahan kayu olahan dalam bentuk papan dan broti,” terang Brian.

BACA JUGA :   Warga Dihebohkan dengan Sosok Laki-laki Gantung Diri di dalam Gubuk

Para pelaku, lanjut Brian, ditangkap petugas Security yang sedang patroli di areal perusahaan di blok E 089 compartment areal perusahaan.

Dari tangan para pelaku turut diamankan barang bukti berupa bahan kayu olahan dalam bentuk papan dan broti serta 5 unit sepeda motor yang digunakan sebagai transportasi untuk melansir bahan kayu olahan secara illegal tersebut.

Setelah ditangkap petugas Security PT SSL, tambah Brian, ketujuh pelaku diserahkan ke Polres Palas untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan praktik illegal logging yang mereka lakukan di dalam kawasan hutan lindung tanpa ada izin resmi.

Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito melalui Kasat Reskrim Iptu Aman Putra Bangunsyah SH membenarkan adanya penyerahan tujuh warga dari pihak PT SSl yang diduga melakukan praktek illegal loghing di dalam kawasan hutan lindung.

BACA JUGA :   4.000 Ternak Babi Mati, Pemkab Sergai Antisipasi Penyebaran Virus Hog Cholera

“Saat ini ketujuh warga tersebut sedang menjalani pemeriksaan atas perbuatan pelaku praktik illegal logging di areal kawasan hutan yang berada dalam areal milik perusahaan PT SSL,” terang Kasat Reskrim Polres Palas.

Pihak perusahan PT SSL diwakili Humasnya telah membuat laporan pengaduan secara resmi ke Polres Palas atas dugaan praktik illegal logging yang dilakukan 7 warga tersebut.

“Barang Bukti berupa papan olahan sebanyak 12 lembar dan kayu broti sebanyak 4 batang serta sepeda motor dan Gergaji Shinsho dan peralatan lainnya telah diamankan di Mapolres Palas sebagai bukti kegiatan praktik illegal logging,” ungkap Iptu Aman.

BACA JUGA :   Kapolres Sergai : Masyarakat Harus Berani Menangkap Bandar Narkoba di Wilayahnya

Adapun ketujuh warga yang diduga pelaku illegal logging masing-masing berinsial AS (49) warga Desa Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah, CL (30), HN (40), PH (29) ketiganya warga Desa Bulusonik, Kecamatan Barumun, AH (50) warga Desa Ujung Batu Sosa, Kecamatan Sosa, AS(52) warga Siboris Lombang, Kecamatan Barumun Tengah dan K (54) warga Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah. (Ibnu Nasution)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: