DaerahPolhukam

Sahuti Laporan Masyarakat, 3 Orang Ini Diamankan Polisi di Resto Star Dusun Perhubungan

LABUHANBATU | MIMBARRAKYAT.ID –Personel Satres Narkoba Polres Labuhanbatu menggerebek sebuah Rumah toko (Ruko) yang diduga dijadikan sebagai sarang peredaran di Jalan Ampera, Dusun Perhubungan, Desa Pondok Batu Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Dalam penggerebekan untuk menyahuti laporan dari masyarakat ke Kapolda Sumut tersebut, personel Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH bersama dengan Kanit Idik I, Iptu Adolf Purba,SH inipun berhasil mengamankan 3 orang berikut dengan barang buktinya, Sabtu (23/05/2020) sekira pukul 21.30 WIB.

Kasatres Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu saat ditanya wartawan mengatakan penggerebekan yang diduga sebagai sarang peredaran Narkoba ini, setelah adanya laporan masyarakat yang menyampaikan laporannya ke Kapolda Sumut.

Di mana laporan itu berbunyi kalau pemilik rumah Ruko, yang saat ini dibuka Warung Nasi Geprek, yaitu Ibu Mel merupakan DPO kasus Narkoba dari Medan. Di mana suaminya sudah ditangkap di Medan, mohon ditindak komandan.

Kemudian sambung AKP Martualesi, untuk menyahuti laporan tersebut sekira pukul 21.30 WIB personel Polres Labuhanbatu langsung melakukan penggerebekan ke Resto Star Jalan Ampera, Dusun Perhubungan, Desa Pondok Batu Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut tersebut.

“Dari penggerebekan itu kita berhasil mengamankan seorang Ibu Rumahtangga (IRT) berinisial I alias Mel,38,warga Jalan Setia Budi Kota Tebingtinggi, Provinsi Sumut, IF,29, tukang masak dan Rif, 19, warga Desa Bakaran Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut, “terang Kasatres Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi, Selasa (26/05/2020).

Dari penggerebekan itu masih dikatakannya, juga turut menyita barang bukti berupa 1 plastik klip berisi kristal diduga sabu 0,30 gram, 1 buah bong dan 1 bungkus rokok Gudang Garam,” bebernya.

Advertisement

Sebelum melakukan penggerebekan masih dijelaskan Kasat, Sabtu (23/05/2020) sekira pukul 09.00 WIB, dirinya bersama personel melakukan penyelidikan dan mapping sasaran dari hasil penyelidikan sasaran TKP diketahui dan pukul 21.00 WIB lalu dilakukan penggerebekan yang didampingi Kadus setempat.

“Saat penggrebekan ditemukan TSK Mel sedang berdiri dekat tangga dan seketika membuang 1 plastik klip berisi kristal dari tangan kirinya. Kemudian, posisi IF berada di dekat pintu dan Rif sedang duduk di dapur,” ungkapnya.

Saat dilakukan penggeledahan, imbuh Kasat, di dalam rumah ditemukan seperangkat alat hisap sabu (Bong) terletak di lantai dekat tangga. Selain itu, Mel mengaku saat ini telah pisah ranjang selama 11 tahun dengan suami pertamanya yakni BS yang saat ini menjalani hukuman di Tanjunggusta atas Narkotika dan penggelapan mobil.

“Dia ditangkap di Medan sekitar tahun 2010 – 2011. Dari suami pertama punya dua orang anak. Tahun 2015, Mel menikah secara adat dengan DW dan punya 2 orang anak. Mulai Maret 2020, hubungan Mel dengan suaminya DW tidak akur dan Mel mengusir suaminya dari rumah, karena tidak mau bekerja dan saat ini DW informasinya berada di Pekanbaru,” terangnya.

Menurut pengakuan Mel, Narkotika diperoleh dari tersangka Ris di Desa Pondok Ceblong dan saat dilakukan pengembangan, namun tidak berhasil menemukan Ris. “Selanjutnya ketiga pelaku dan barang bukti diamankan ke Sat Narkoba Polres Labuhanbatu untuk dilakukan proses penyidikan dan terhadap tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU NO.35 Th 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tukasnya. (P Nababan/Rudy Wijaya)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button