Daerah

Polsek Kualuh Hulu Kawal Tabligh Akbar Ustad Babe Haikal

LABURA | MIMBARRAKYAT.ID – Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Sahrial Sirait menurunkan personel pengamanan tabligh akbar yang diisi oleh ustad kondang asal Jakarta, Babe Haikal, Minggu (20/9/2020) sekira pukul 20.00 di Masjid Raya Al Aman Jalan Jenderal Sudirman Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Tabligh akbar ‘Hijrah Momentum Kebangkitan Islam’ dihadiri sekitar 250 jemaah pengajian dan perwiritan, ormas Islam Labuhanbatu Utara dan umat muslim lainnya.

Dalam tausyiahnya, Ustad Haikal Hasan mengajak umat untuk tetap waspada dengan peristiwa yang terjadi di Bandar Lampung dan menimpa Syekh Ali Jaber.

“Mari kita tetap waspada, karena telah ada kejadian yang telah menimpa ulama kita dan mari dukung kinerja dari Polri dalam mengungkap kejadian yang menimpa ulama kita. Semoga kejadian itu tidak ditunggangi oleh politik maupun hal hal lainnya,” harapnya.

Dia juga mengucapkan terimakasih terhadap ormas ormas Islam di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang telah mengawalnya selama melaksanakan tausiyah di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara khususnya di Aek Kanopan.

“Saya senang bisa diundang di Kabupaten Labuhanbatu Utara ini. Malulah kepada kita kalau tidak memakai masker. Seolah-olah di Kabupaten Labuhanbatu Utara ini Covid-19 tidak mau masuk di kota ini, karena dalam masjid ini tidak ada jarak lagi,” ungkapnya.

Advertisement

Dia mengajak untuk manjaga diri agar tidak terjangkit covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan yang telah menjadi kebijakan pemerintah.

“Kepada para BKM di seluruh Indonesia, apabila anda mengundang ulama agar juga mengundang para pengamanan, baik dari TNI maupun Polri serta para pejabat daerah agar bisa kita sama sama menjaga keamanan dari ulama yang kita undang serta menjaga negara Indonesia yang kita cintai ini,” ucapnya.

Babe Haikal juga mengajaka para jemaah ormas ormas dan masyarakat yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk mengingat dan menjalankan 3M yang telah menjadi kebijakan pemerintah agar sama sama terhindar dari covid-19.

“Marilah kita terima semua perbedaan yang ada di Indonesia ini semua sudah menjadi ketentuan Allah SWT. Walaupun kita susah untuk bersatu, namun kita jangan tercerai berai, itulah yang diminta oleh Allah SWT,” terangnya. (P Nababan/Rudy Wijaya)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button