Daerah

Perkuat Inpres Tentang Protokoler Kesehatan, Bupati Palas Terbitkan Perbup 

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Pemerintah Kabupaten Padanglawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 31 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

 

Di mana saat ini masih pada proses sosialisasi di seluruh lingkungan intansi pemerintah dan masyarakat, dengan melibatkan kerjasama antara pemerintah dengan Forkopimda untuk penerapannya, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid -19.

 

Untuk memperkuat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid -19 diterbitkan Perbup Nomor 31 Tahun 2020.

 

“Sejalan dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, dalam Peraturan Bupati Padanglawas Nomor 31 Tahun 2020 itu, pemerintah daerah memberikan arah kebijakan dan landasan hukum dalam pelaksanaan protokol kesehatan untuk mencegah dan mengendalikan Covid -19 di daerah, “kata Asisten I Bidang Pemerintahan, GT Hamongan Daulay didampingi Kaban Bappeda Palas, Hj Yenny Nurlina Siregar SP, Kamis (27/08/2020).

 

Kata GT Hamonangan, dengan terbitnya Perbup ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid -19 yang diawali dari ASN di lingkungan pemerintah.

Menurut Asisten I dan Kaban Bappeda Palas dengan terbitnya Perbup ini, Pemkab Palas akan terus menyosialisasikannya kepada masyarakat agar jelas secara teknis penerapan dan implementasinya di lapangan.

 

“Bagi seluruh ASN dan masyarakat, bahwa dalam Juknis Perbup ini memuat semua sektor kegiatan-kegiatan baik ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan lainnya yang diatur secara detail dan rinci berbagai tata cara persyaratan dan standar protokol pencegahan Covid-19,” tutur GT Hamonangan dan Yenny Nurlina.

Dalam Inpres yang dikeluarkan 4 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia untuk meningkatkan sosialisasi secara masif penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid -19.

Hal itu dilakukan dengan melibatkan masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan unsur lainnya. Selain itu Presiden juga menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk segera menyusun dan menetapkan peraturan gubernur/peraturan bupati/walikota terkait mematuhi protokol kesehatan.

Advertisement

 

“Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Palas telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 31 tentang Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid -19. Dalam rangka Tatanan Normal (Kebiasaan) baru,” katanya.

 

Perbup Nomor 31 itu juga bisa dikatakan langkah visioner dari Bupati Padanglawas, H.Ali Sutan Harahap (TSO) dalam  menyikapi regulasi lokal tentang protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru.

 

Dalam melaksanakan protokol kesehatan, Bupati TSO  meminta kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi swasta, BUMN, pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di setiap pintu masuk kantor dan tempat usaha.

 

 

Selain itu lanjut GT Hamonagan, setiap OPD dan BUMN atau pelayanan publik menyediakan hand sanitizer pada tempat-tempat tertentu dan mewajibkan setiap orang pengunjung untuk mencuci tangan sebelum memasuki kantor dan tempat kerja.

 

“Saya minta kepada seluruh instasi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Palas wajib menyampaikan laporan hasil pengawasan terhadap kewajiban mematuhui protokoler kesehatan,”kata GT Hamonangan Daulay.

 

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19, tambah Asisten I, Bupati TSO juga mengajak peran aktif masyarakat dalam mendukung kewajiban pelaksanaan protokol kesehatan untuk meningkatkan sosialisasi secara masif penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid -19 di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya.

 

Selain itu, masyarakat juga harus ikut serta melakukan pemantauan terhadap kewajiban melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing.

 

“Bupati juga minta kepada Dinkes melalui Gugus Tugas Covid -19 untuk menyampaikan hasil pemetaan yang sudah dilakukan terhadap  masyarakat baik  pemeriksaan secara rutin  di masing-masing desa dan kecamatan,” pungkas GT menyampaikan kepada seluruh ASN diawali dari lingkungan kerja Bappeda Palas. (ISN)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button