Daerah

Pembangunan RPH Gagal, LSM Penjara : Anehlah, Begitu Banyak Kontraktor di Labuhanbatu ini

LABUHANBATU | MIMBARRAKYAT.ID – Pengurus DPC LSM Penjara (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan bahwa Kepala Dinas (Kadis) Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Ir.Binner dianggap tidak becus dalam mengolah dan mempergunakan anggaran yang telah disediakan pemerintah untuk kepentingan masyarakat Labuhanbatu.

Hal ini disampaikan mengingat anggaran pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Ruminansia di Rantauprapat yang telah diketok oleh DPRD Kabupaten Labuhanbatu yang bersumber dari dana APBD Labuhanbatu Tahun Anggaran (TA) 2019 sebesar Rp838.250.000, tidak tersalurkan ataupun gagal dibangunkan.

Saat dikonfirmasi melalui surat, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Ir Binter menyampaikan balasan melalui Surat Nomor 524/2121/DISNAK/III/2019 yang menyebutkan pembangunan rumah potong hewan (RPH) Ruminansia Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2019 yang akan dibangun di Jalan Panah Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu Sumatra Utara, tidak jadi dilaksanakan.

BACA JUGA :   Kapolsek Kualuh Hilir Serahkan Semen ke Masjid Darulhasanah

Begitupun, Binner tidak menjelaskan apa penyebab Rumah Potong Hewan (RPH) tersebut tidak jadi dibangunkan.

Sekretaris Dinas Peternakan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/12/2019) menyampaikan, gagalnya pembangunan RPH dikarenakan tidak ada kontraktor yang sanggup untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.

BACA JUGA :   HUT ke 74 Bhayangkara Polsek Na IX-X Berlangsung Sederhana
Advertisement

“Untuk itu pembagunan RPH ini harus ditunda menunggu kontraktor yang sanggup untuk membangunkannya,” jelas Ahmad.

Ketua DPC LSM Penjara Martobet Manalu bersama Sekretarisnya menyampaikan adanya kejanggalan atas jawaban dari Kepala Dinas Peternakan dan Sekretaris Peternakan Kabupaten Labuhanbatu ini.

“Sudah jelas anggaran sesui dengan perhitungan konsultan Rp 838.250.000 dan lokasi sudah ada, pembangunan gagal karena kontraktor tidak ada yang sanggup untuk mengerjakan, menurut kami ini aneh,” ketusnya.

“Anehlah, begitu banyak kontraktor di Labuhanbatu ini, masa dengan dana yang cukup besar Rp.838.250.000 tidak ada yang sanggup membangunkan. Menurut kami Kepala Dinas Peternakan tidak becus dalam penggunaan anggaran yang telah disediakan oleh pemerintah,” tukasnya.

BACA JUGA :   Rudapaksa Anak Kandung, Wargai Sergai jadi Bulan-bulanan Warga

Kepada Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe, dirinya memohon supaya dapat mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu.

“Karena kami beranggapan tidak mampu untuk memimpin Dinas Peternakan untuk membawa lebih maju dan lebih baik,” jelas Ketua DPC LSM Penjara. (P Nababan/Hendry)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: