Daerah

Nyabu Sambil Nyari Ikan, Nelayan Ini Disergap dari Perairan Sungai Panton Alur

TANJUNGBALAI | MIMBARRAKYAT.ID – Kebiasaan buruk E alias Ibrahim yang suka mengkonsumsi Narkoba jenis sabu-sabu di atas sampannya sembari mencari ikan di laut telah  mengantarkan dirinya ke sel tahanan.

Pasalnya, pria berusia 36 tahun yang berprofesi sebagai nelayan ini disergap personel Sat Pol Air Polres Tanjungbalai saat berada
di atas sampan kayu tanpa nama bermesin dompeng di perairan Sungai Panton Alur Haji Nuhi, Desa Sei Pasir, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Minggu (16/02/ 2020 ) kemarin sekira pukul 18.00 WIB.

BACA JUGA :   Beraksi di Masjid, Pelaku Curanmor 'Dipetik' Warga Damuli Pekan

“Barang bukti yang disita dari tersangka berupa 1 bungkus potongan plastik kecil transparan diduga berisi Narkotika jenis sabu dan 1 batang pipet kaca tersambung pipet plastik, “terang Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira saat ditanya, Senin (17/02/2020).

Dikatakan Putu Yudha Prawira, terungkapnya kasus penggunaan Narkoba yang dilakoni nelayan yang berdomisili di Dusun V, Desa Dane Panton, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumut ini, awalnya personel Sat Pol Air mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyatakan ada seorang laki-laki memiliki narkotika jenis sabu di atas sampan kayu tanpa nama bermesin dompeng, sedang berada di Perairan Sungai Panton Alur Haji Nuhi, Desa Sei Pasir, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumut.

BACA JUGA :   Wabup Palas : Anggota Pramuka harus Siap Menghadapi Kompetisi Global

Atas informasi tersebut, personel Sat Pol Air langsung mendatangi TKP yang kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka yang sedang berada di atas sampan kayu tanpa nama bermesin dompeng.

“Saat petugas melakukan penangkapan, ditemukan tidak jauh dari tempat duduk tepatnya di dalam kolong belakang sampannya berupa 1 bungkus potongan plastik kecil transparan diduga berisi Narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,08 Gram dan 1 batang pipet kaca tersambung pipet plastik, “papar Putu yang selanjutnya menjelaskan kalau tersangka kemudian dibawa ke kantor Sat Pol Air dan selanjutnya telah diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Tanjungbalai untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

BACA JUGA :   Kapolsek Kualuh Hulu Kawal Pengamanan Distribusi Bansos ke 10 Desa

“Terhadap tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 Undang -Undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara, “ancam Putu. (Sarwo)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: