Daerah

Masyarakat Berharap Perbaikan Jalan Pejuang 45 Tembus Kampung Saroha Kembali Dilanjutkan

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Masyarakat Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan kecamatan lainnya, mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padanglawas agar dapat kembali meneruskan perbaikan Jalan Pejuang 45 sekitarnya yang bisa tembus ke Kampung Saroha, Desa Tanjung Botung.

Sebab, pembangunan jalan penghubung antar lingkungan di kelurahan, desa tersebut bisa menuju ke jalan kecamatan yang dilakukan pemerintah beberapa tahun lalu belum terealisasi ataupun belum terpenuhi semuanya.

Di mana jalan yang diperbaikin pemerintah panjangnya hanya dari Jalan Pejuang 45, Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sibuhuan dari Kampung Saroha, Desa Tanjung Botung, Kecamatan Barumun.

“Sementara itu jalan yang kondisinya masih rusak parah kurang lebih satu kilometer, tepatnya di tengah- tengah pembangunan jalan aspal dari Jalan Pejuang 45 dari Kampung Saroha, Desa Tanjung Botung, ” kata P Lubis salahsatu warga yang bertempat tinggal di jalan tersebut saat dijumpai Mimbarrakyat.id, Senin (24/08/2020) kemarin.

Maksudnya, perbaikan jalan yang sudah dilaksanakan pemerintah belum keseluruhannya, masih ada kurang lebih sekitar satu kilometer lagi. untuk itu ia berharap kepada pemerintah daerah dapat kembali meneruskan perbaikan dan pengaspalan jalan tersebut.

“Harapan kami pemerintah dapat meneruskannya, karena jalan tersebut merupakan salahsatu jalan untuk menghindari kemacetan melewati Pusat Pasar Sibuhuan, serta jalan ini merupakan jalan alternatif bagi masyarakat lainnya, “pungkasnya.

Advertisement

Hal senada juga disampaikan masyarakat lainnya Fahrul Rozi Pulungan bersama Riswan Tanjung. Menurut mereka perbaikan jalan tersebut memang sudah lama didambakan masyarakat di sekitar lokasi jalan tersebut. Untuk diketahui  jalan tersebut merupakan salahsatu akses warga untuk keluar masuk arah ke Padang Luar Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sibuhuan tanpa harus melewati simpang empat Pusat Pasar Sibuhuan.

“Melalui jalan inilah para petani mengangkat hasil buminya untuk dipasarkan keluar. Selain itu, jalan ini juga kerap kali dilewati anak -anak untuk pergi sekolah setiap harinya untuk menuntut ilmu. Dengan kondisi jalan seperti itu membuat mereka merasa kesulitan untuk melewatinya, “kata Rozi.

Kami berharap sambungnya, agar pemerintah dapat kembali memperbaiki dan mengaspal kembali jalan tersebut. Karena kalau dibiarkan rusak mengangga khawatir akan berdampak buruk seperti mobil dan truk serta Betor yang setiap harinya melewati jalan itu semangkin parah dan rusak.

“Saya serta masyarakat pengguna jalan lainnya yang setiap hari melintasi jalan ini. menyampaikan sudikiranya pemerintah daerah ataupun kecamatan serta dinas yang terkait dapat merealisasikannya pada tahun ini. Semoga bisa terealisasi pembangunan jalan masyarakat ini, “harapnya (Margo)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button