Daerah

Masjid Awal Mula Terciptanya Persatuan dan Kesatuan Umat

LABUHANBATU | MIMBARRAKYAT.ID – “Maju dan berkembangnya keberadaan mesjid merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT, dihadapan ratusan jamaah shalat Jum’at dalam agenda Jumat keliling (Jumling) di mesjid Nurusshobirin Dusun Jawa A, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Jum’at (14/8/2020).

Menurut Bupati, Masjid adalah suatu kebutuhan pokok umat muslim yang harus terpenuhi, karena disitu awal mula terciptanya persatuan dan kesatuan umat, dari itu saya berharap kepada kita semua seluruh umat Islam untuk selalu berpadu membangun rumah ibadah di setiap daerah masing-masing.

Mensejahterakan Mesjid adalah salah satu program keumatan yang saat ini menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Kabuhanbatu, saya ingin di setiap dusun berdiri bangunan rumah ibadah, baik itu Mushalah maupun masjid. Jika di salah satu dusun ada yang belum memiliki mushalah dan ada yang menginfakan tanahnya segera sampaikan kepada saya, insha Allah kita akan bantu untuk membangunnya.” ujar Bupati.

Advertisement

Dimasa sekarang ini keberadaan mesjid sangatlah dibutuhkan, karena saya yakin 10-20 tahun Kedepan lahan untuk mendirikan Mushalah atau Masjid susah didapatkan. Ayo jadikan hari ini sejarah bagi diri kita membangun peradaban umat muslim yang akan dikenang anak cucu kita di masa mendatang”. Himbaunya.

Bertindak sebagai Khotib Ustadz Hamzah yang dalam khotbahnya berpesan betapa pentingnya mempersiapkan bekal semasa hidup untuk menghadapi alam kematian,” Hidup adalah perjalanan menuju alam keabadian yaitu kematian.” ujar Ustadz Hamzah.

Seperti biasa setiap agenda Jumat keliling Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT, memberikan cenderamata berupa jam digital dan uang infaq yang diterima langsung oleh BKM Mesjid Nurusshobirin. (P Nababan/Rudy Wijaya)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button