Daerah

Jembatan Putus Diterjang Banjir, 2 Pemuda Hanyut Terseret Arus Sungai Sidua-dua Hulim

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Pasca banjir yang menghantam wilayah Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, menyebabkan 2 pemuda di Desa Hulim, hanyut terseret arus air Sungai Sidua-dua.

Saat itu, kedua pemuda tersebut sedang mengendarai sepeda motor dan terjebak di lokasi jembatan yang putus pada saat terjadinya banjir dan longsor di sejumlah titik di Jalinsum Sosopan.

Kedua pemuda yang diduga hanyut terseret arus di Sungai Sidua-dua Desa Hulim, sampai saat ini baru satu orang yang ditemukan dan yang satu lagi masih belum ditemukan. Bahkan masyarakat bersama unsur Muspika Kecamatan Sosopan terus melakukan pencarian dengan menelusuri sepenajang Sungai Sidua-dua.

Menurut informasi yang dihimpun, Kamis (13/2/2020) sekira pukul 22.00, peristiwa tragis yang menimpa dua warga Desa Hulim itu langsung tersebar luas ke semua desa di wilayah Sosopan sekitarnya.

Di mana, sejak kejadian amblasnya jembatan Sidua-dua Desa Hulim, Selasa (11/2) malam, hingga Kamis (13/2), Idris Hasibuan (26) anak dari Jubir Hasibuan (70) bersama temannya Hamid Yusuf Pulungan (23) anak dari Dolok Pulungan (55), pasca banjir sudah dua hari tidak pulang ke rumah.

BACA JUGA :   Ambil Burung Buruan, Joni Tewas Tenggelam di Kolam Limbah PT PHS

Cemas dengan kondisi sang anak, kedua orangtuanya meminta pemuda dan warga setempat bersama-sama untuk melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri Sungai Sidua-dua tepatnya di jembatan yang putus terseret arus sungai atau sekitar 150 meter dari lokasi jembatan. Awalnya warga melihat kap sepeda motor, namun setelah ditelusuri ditemukan kepala orang yang terhimpit batu. Usut punya usut, ternyata benar korban adalah Idris Hasibuan.

“Korban Idris Hasibuan ditemukan warga sekitar pukul 17.00 di sekitar wilayah jembatan putus Sidua-dua dengan kondisi kepala dan badan terjepit ditimpa batu besar,” ungkap warga Desa Hulim yang melakukan pencarian.

Selanjutnya, jasad korban yang berada di dasar jurang yang cukup terjal, lagsung dievakuasi warga secara beramai-ramai. Warga juga sangat prihatin, karena kondisi jasad Idris Hasibuan cukup memprihatinkan.

Sementara itu, teman korban, Hamid Pulungan bersama sepeda motor yang dipakai malam itu, sampai berita ini diturunkan ke redaksi masih belum ditemukan. Masyarakat bersama unsur Muspika Kecamatan Sosopan masih terus melakukan pencarian di semua aliran Sungai Sidua-dua.

BACA JUGA :   Tertangkap Tangan Jambret, Putra Diamankan Reskrim Kualuh Hulu

Camat Sosopan, Paruhuman Harahap, bersama Ahmad Ritonga Kasi Pelayanan Kantor Camat Sosopan membenarkan kejadian ditemukannya jasad pemuda yang hilang sejak terjadinya banjir yang mengakibatkan hanyutnya jembatan Sidua-dua Desa Hulim.

Kuat dugaan, di malam nahas itu kedua korban menaiki sepeda motor menuju Jabetung, dan tidak menyadari kalau jembatan Sidua-dua sudah tidak putus, sehingga mereka terjatuh dan terseret arus sungai.

Kapolres Palas, AKBP Jarot Yusviq Andito bersama seluruh PJU Polres turun ke lokasi kejadian dan langsung ikut bersama warga ke rumah duka korban hanyut yang akan dikebumikan pada Kamis (13/2/2020) malam usai disholatkan.

Kapolres mengimbau warga di sekitar lokasi kejadian dan wilayah Sosopan untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana longsor dan banjir yang sangat rawan melanda wilayah Kecamatan Sosopan pada saat musim penghujan.

“Untuk sementara waktu, warga jangan dulu mendekati lokasi jembatan Sungai Sidua-dua yang badan aspal jalannya masih rawan jatuh dan amblas, agar tidak lagi menelan korban,” pinta Kapolres kepala seluruh warga.

BACA JUGA :   Jaga Kondusifitas, TNI - Polri Kota Pinang Siaga

Kapolres bersama sejumlah Kasat dan Kapolsek dibantu dengan pihak Koramil, pemerintah kecamatan dan elemen masyarakat, secara bersama melakukan pencarian dengan menelusuri sungai pada malam itu juga. Akan tetapi, belum berhasil menemukan Hamid Yusuf Pulungan.

“Pencarian akan kita lanjut besok hari bersama unsur pemerintah kecamatan dan masyarakat dibantu dari BPBD Kabupaten Palas untuk menelusuri wilayah sungai, agar menemukan Hamid Yusuf Pulungan yang belum diketahui keberdaan sampai saat ini,” kata Jarot.

Kapolres Palas juga meminta semua elemen masyarakat untuk proaktif membantu pencarian agar pemuda warga Desa Hulim dapat ditemukan secepatanya.

“Mari kita bangun kebersamaan dalam membantu pencarian untuk menemukan Hamid Yusuf,” harap Jarot kepada para kepala desa dan masyarakat. (Ibnu Nasution)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: