Daerah

Gawat ! Diduga Diselewengkan, Pembangunan Gedung Serbaguna Desa Gunung Inten Mangkrak

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Mangkraknya proses pembangunan Gedung Serbaguna Desa di Desa Gunung Inten, Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padanglawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menimbulkan berbagai prasangka negatif dari masyarakat di desa tersebut.

Bahkan, masyarakat juga sempat berasumsi dan menduga kalau penyebab terbengkalainya pembangunan Gedung Serbaguna Desa yang menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2019 sebesar 275 juta tersebut telah diselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Pembagunan Gedung Serbaguna Desa terbengkalai, diduga anggaran sebesar Rp 275 juta ditambah anggran pemasangan vaving block MDA juga turut diselewengkan oknum Kades berinsial SH

Praduga masyarakat adanya aroma penyelewengan anggaran tersebut semakin menguat, ditambah dengan menghilang dan tidak terlihatnya kembali Kades SH di desa tersebut.

“Kita mendesak oknum Kades bersama perangkat desa yang terlibat dalam pengelolaan dana desa untuk segera menyelesaikan pekerjaan pembagunan Gedung Serbaguna yang menggunakan uang dana desa tersebut, “beber tokoh masyarakat bersama warga Desa Gunung Inten, Imran Harahap saat ditanya wartawan, Jumat (04/09/2020).

Akibat desakan warga tersebut, kata Imran sejak 2 bulan belakangan ini oknum Kades berinisial SH telah menghilang dari desa dan tidak pernah terlihat lagi oleh warga. Imran juga mengungkapkan pengerjaan Gedung Serbaguna Desa hanya sebatas pondasi dan tiang kayu yang terlihat di lokasi.

“Diduga anggaran untuk pembangunan Gedung Serbaguna senilai Rp 275 juta bisa saja telah diselewengkan, “ucapnya. Sebab kata Imran, sejak dua bulan belakangan ini tidak diketahui keberadaan Kades tersebut.

Advertisement

Selain penyelewengan anggaran Gedung Serbaguna tambah dia, dugaan korupsi dana desa yang lain terkait  pemasangam paving block di Sekolah Madrsyah Diniyah Awaliayah (MDA) di desa itu yang hingga kini juga belum dikerjakan, padahal paving block itu dianggarkan tahun 2019.

Desakan warga juga terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap III yang sampai saat ini belum disalurkan, karena oknum kepala desa sampai saat ini tidak berada di desa.

Sehingga warga penerima BLT terancam tidak bisa menerima realisasi pencairan dana tahap ke III, padahal dana tersebut sangat dibutuhkan warga di masa pandemi Covid-19 ini. Warga Desa Gunung Inten sambungnya, telah melaporkan hal tersebut kepada Camat dengan harapan Kades segera kembali ke desa untuk mempertanggungjawabkan dan menyelesaikan seluruh proyek desa yang telah disepakati melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa tersebut.

Sementara itu, Camat Barumun Selatan, H Sakti Hasan mengatakan kalau persoalan pembangunan Gedung Serbaguna tersebut diketahui atas pemberitahuan dari warga, karena sebelumnya warga meminta solusi atas situasi di desa tersebut, yang diduga banyak terjadi penyelewengannya.

“Bagaimana mau menyelesaikan masalah Desa Gunung Inten ini, karena Kadesnya sendiri belum diketahui keberadaannya sampai saat ini, “kata camat dengan nada kecewa. (ISN)

Advertisement
Berikan Komentar:

Back to top button