Daerah

Film ‘Hanya Manusia’, Kapolres Labuhanbatu : Rakyat juga Keluarga bagi Kami

LABUHANBATU | MIMBARRAKYAT.ID – Kepala Kepolisian Polres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat, mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu Raya, TNI- Polri dan pemerintah daerah untuk nonton bareng film ‘Hanya Manusia’ secara gratis di Cinema XXI.

Film ini menceritakan sebuah tugas dan tanggung jawab personel Polri dalam menindak kejahatan dan beban yang harus dihadapinya. Apalagi, mereka juga memiliki keluarga yang turut dijaga.

Dalam film ini diceritakan bagaimana seorang perwira muda yang harus berbagi waktu antara tugas dan keluarga. Sementara itu, Jakarta sedang diteror kasus penculikan anak-anak dibawah umur. Beberapa korban bahkan ditemukan telah menjadi mayat.

Annisa yang diperankan Prisia Nasution, sebagai anggota Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara ditugaskan untuk mengusut kasus tersebut. Tiap hari selalu ada korban. Dan tiap hari, tekanan yang dialami Annisa mulai mencapai titik batas maksimal seorang manusia, terlebih ketika adik satu-satunya yang sangat dia sayangi diculik sindikat penculikan.

BACA JUGA :   DKSU Apresiasi Festival Budaya Pantai Timur Sumut di Bahorok

AKBP Agus Darojat saat diwawancarai sejumlah awak media yang turut nonton bareng mengaku terenyuh dengan kisah seorang perwira polisi yang berbagi tugas menjadi seorang polisi dan juga menjaga keluarga.

“Ini adalah peran polisi dalam mengayomi masyarakat,” ujar Agus usai pemutaran film ‘Hanya Manusia’ di Cinema XXI, Rantauprapat, Jumat (8/11/2019).

Selain mengayomi masyarakat, seorang polisi juga memiliki keluarga yang harus dijaga.

BACA JUGA :   Reskrim Polsek Barumun Kandaskan Komplotan Perampok asal Palembang

“Bagi kami (Polisi_RED), rakyat juga bagian dari keluarga. Makanya sebagai personel Polri, kami memberikan yang terbaik bagi keluarga kami yakni masyarakat. Ini yang tak dapat kita pisahkan. Keluarga dan warga itu sama, sama-sama keluarga bagi Polri,” tegasnya.

Agus menuturkan, film garapan Divisi Humas Polri ini menceritakan peran Polri sangat berat untuk menjaga Ibu Pertiwi.

“Polisi juga merupakan manusia biasa yang terkadang dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari kesalahan, tapi wajib mengutamakan prosedur dan keprofesionalan,” tegasnya.

Maka dari itu, seorang polisi juga bisa menangis dan tersentuh hatinya melihat fenomena yang terjadi di negara ini seperti penyalahgunaan narkoba, kenalan remaja dan tindak pidana lainnya.

BACA JUGA :   Sambut Natal, Polres Sergai Santuni Keluarga tidak Mampu

Nobar ini juga dihadiri Waka Polres Kompol Rokhmat, Dandim 0209/LB, Asisten 3 Pemkab Labuhanbatu, H. Amru, diikuti para Kabag, Kasat Perwira Polres, personil Bhayangkara, dan elemen Masyarakat.

Mantan Kapolres Samosir ini mengucapkan terima kasih kepada unsur Forkompimda, OKP/Ormas, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat yang sudah ikut andil memenuhi undangan giat nobar yang digelar Polres Labuhanbatu.

“Semoga melalui film ini hubungan antara Polri, TNI, dan seluruh masyarakat saling mendukung, sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tukasnya. (P Nababan/Hendry)

Berikan Komentar:

Tags
%d blogger menyukai ini: