DaerahPolhukam

Duda Pengangguran di Sibuhuan Ini “Tiduran” di Penjara

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Seorang duda yang tinggal di Lingkungan VII, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dibekuk personel Unit Reskrim Polsek Barumun tidak jauh dari kediamannya.

Akibat aksi nekatnya yang mengedarkan Narkoba jenis sabu-sabu, duda yang tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran berinisial AEH (25) inipun akhirnya harus tiduran di lantai telah sel tahanan Mapolsek Barumun.

 

“Tersangka kita ciduk, Rabu (18/11/2020) malam kemarin dengan barang buktinya berupa 1 plastik klip transparan berisikan sabu, beserta uang hasil penjualan barang haram tersebut sebesar Rp 360 ribu, “terang Kapolres Palas, AKBP Jarot Yusviq Andito melalui Kapolsek Barumun, AKP Miftahuddin SE didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Syaiful Bahri saat ditanya wartawan, Kamis (19/11/2020).

 

Dipaparkan Kanit Reskrim lagi,
penangkapan terhadap tersangka AEH ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyatakan kalau ada pria selalu mengedarkan Narkoba di seputaran tempat tinggalnya di Lingkungan VII, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, Provinsi Sumut.

Advertisement

Kemudian Opsnal Unit Reskrim Polsek Barumun melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi transaksi jual beli Narkotika jenis sabu tersebut. “Tidak lama kemudian, petugas pun berhasil menangkapnya dan saat digeledah, personel menemukan barang bukti jenis sabu, 1 plastik klip transparan berisikan sabu dan uang hasil penjualannya sebesar Rp 360 ribu, “ungkap Aiptu Syaiful.

 

Untuk mempetanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka AEH bersama barang buktinya langsung digelandang ke Polsek Barumun. Lantas untuk menindaklanjuti proses pemeriksaannya, tersangka pun diserahkan ke Polres Padanglawas bersama barang buktinya.

 

“Tersangka AEH ini kita persangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) dan 112 ,UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, “pungkas Kanit Reskrim Polsek Barumun ini. (ISN)

Advertisement
Back to top button