Daerah

Dua Pria Penjual Togel di Selat Lancang Ini Ditangkap Timsus Gurita

TANJUNGBALAI | MIMBARRAKYAT.ID – Timsus Gurita Polres Tanjungbalai berhasil menangkap dua orang pria yang menjajakan nomor tebakan judi Togel dan KIM dari Jalan MT Hariyono, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Kedua tersangka ini ditangkap, Selasa (18/02/2020) malam kemarin. Barang bukti yang disita dari tersangka berupa
Uang tunai sebesar Rp 81 ribu,  4 lembar kertas berisi angka tebakan judi toto gelap jenis KIM dan 7 lembar kertas berisi angka tebakan toto gelap (Togel) jenis KIM serta uang tunai sebesar Rp 92 ribu dan 1 buah pulpen, “kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira saat ditanya wartawan, Kamis (20/02/2020).

BACA JUGA :   Peringatan Hari Juang TNI AD, Dandim 0209/LB Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

AKBP Putu Yudha Prawira juga mengatakan kedua tersangka penjual nomor judi Togel/KIM itu masing-masing berinisial SB,43, warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumut dan MZ alias Mak Zen,52, warga Jalan Juanda Link 1, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumut.

BACA JUGA :   Pemdes Pagaran Baringin Gunakan DD Bangun Gedung Serbaguna

Terungkapnya kasus penjualan nomor judi Togel/KIM ini berawal dari adanya informasi yang diterima personil Timsus Gurita/Opsnal Sat Reskrim Polres Tanjungbalai, Selasa (18/02/2020) kemarin sekira pukul 21.00 WIB.

Informasi itu menerangkan akan ada seorang laki-laki sedang mengendarai sepedamotor yang sudah mengambil pesanan Togel di Jalan MT Haryono, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumut.

Hingga akhirnya tersangka SB pun berhasil tertangkap dan mengaku selama ini dirinya selalu mengirim pesanan angka judi Togel kepada tersangka MZ alias Mak Zen di Jalan Juanda, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumut.

BACA JUGA :   Kapolsek Panai Tengah Minta Petugas Pilkades Antisipasi Kecurangan

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka dan barang buktinya dibawa ke Polres Tanjungbalai untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.”Terhadap kedua  tersangka ini dipersangkakan melanggar Pasal 303 ayat 1 dari KUHPidana ancaman hukuman 10 tahun penjara/kurungan, “ancam Putu. (Sarwo)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: