DaerahPolhukam

Disita dari TKI Ilegal, Kapolres Tanjungbalai : 2 Kg Sabunya Mau Dibawa ke Aceh

TANJUNGBALAI | MIMBARRAKYAT.ID – Dari hasil pemeriksaan, 2 Kg Narkoba yang dibawa oleh 2 TKI ilegal dari Malaysia rencananya akan dibawa dan diedarkan di daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

“Dari pengakuan ke dua tersangka kalau sabu-sabu yang mereka selundupkan dari Malaysia akan mereka bawa ke Aceh, “terang Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira saat ditanya wartawan, Rabu (12/02/2020).

Dipaparkan Putu, aksi kedua tersangka ini sedikit berbeda dengan pelaku lain yang biasanya membawa Narkoba sampai ke daratan, kemudian menyerahkannya kepada pelaku lain. Kini kedua pelaku justru berencana membawa sendiri Narkobanya sejak dari Malaysia, hingga ke Provinsi Aceh.

“Jadi jika biasanya kurir Narkoba ini membawa Narkoba dari Malaysia ke Indonesia, dan sesampai di Indonesia ada yang menerima barang. Mereka ini sedikit berbeda. Mereka, dari hasil pemeriksaan kita justru berencana akan membawa sendiri Narkoba sampai ke Aceh. Padahal, kita tahu jarak dari Tanjungbalai ke Aceh ini sangat jauh, dan ada banyak sekali kantor polisi yang akan mereka lewati. Bisa kita bilang, mereka cukup nekat,” ujar AKBP Putu Yudha.

BACA JUGA :   Massa Babakbelurkan Penjambret Tas Kresek Hingga Pingsan, Sepedamotor Gosong Dibakar

Keberanian kedua tersangka dalam membawa Narkoba mulai dari Aceh hingga ke Malaysia sendiri, menurut para tersangka dilakukan karena mereka terdesak kebutuhan, untuk biaya perobatan keluarganya yang menderita sakit. Mereka, mengaku dijanjikan uang masing – masing sebesar Rp 20 juta dan Rp 25 juta jika berhasil membawa Narkoba.

BACA JUGA :   Berantas Narkoba, Pani Hadir di Labuhanbatu

“Pengakuan mereka, karena butuh uang untuk perobatan keluarga. Tapi apapun alasannya, ini melanggar hukum dan akan kita proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tandas AKBP Putu.

Sebelumnya kedua tersangka berinisial Mu alias Basyir,21,warga Dusun Tanjung, Desa Bandrong, Kecamatan Preulak, Kabupaten Aceh Timur dan MZF alias Fadli,30, warga Dusun Lampoh Oe Desa Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara, Provinsi NAD membawa 2 Kg sabu dengan mudahnya membawa Narkoba dari Malaysia lewat kapal ikan nelayan. Dari kedua tersangka diamankan barang bukti 1 bungkus plastik sabu dengan berat 280 gram, 1 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 250 gram, 1 bungkus plastik sabu berisi sabu 270 gram, dan 1 bungkus plastik berisi sabu 250 gram, satu buah paspor, hp dan satu tas.

BACA JUGA :   Dukung Kehidupan Pertanian, ini Harapan Kapolsek AKP Mara Lidang

Kini kedua tersangka dipersangkakan Melanggar Pasal 113 Ayat (2) Sub Pasal 115 Ayat (1) Subs Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat maksimal seumur hidup atau pidana mati.(Sarwo)

Berikan Komentar:
Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: