Daerah

Depresi Anaknya Meninggal Dikeroyok, MH Tembak Kepalanya dengan Senpi Rakitan

PALAS | MIMBARRAKYAT.ID – Diduga depresi karena anaknya SMH (15) meninggal diduga usai dikeroyok rekan rekan sekampungnya, membuat MH (46) nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menembakkan senjata api rakitan ke kepalanya.

Percobaan bunuh diri yang dilakukan MH terjadi di lokasi kebun yang tidak jauh dari perkampungan tempat tinggalnya, terjadi Rabu (27/5/2020) pagi tadi sekira pukul 10.00.

Akibat tembakan senjata rakitan tersebut, MH pun terpaksa dilarikan warga ke RSUD Sibuhuan dengan kondisi bersimbah darah usai dahinya koyak akibat percobaan bunuh diri tersebut.

Informasi yang dihimpun, MH merupakan ayah kandung pelajar SMH (15), korban dugaan pemukulan hingga meninggal dunia yang terjadi di kawasan Gelanggang, Kelurahan Pasar Sibuhuan, pada malam takbiran Sabtu (23/5/2020) lalu.

“Tewasnya SMH cukup mengagetkan keluarga, sehingga meninggalkan duka yang mendalam bagi orangtuanya dan sanak keluarga,” kata Kepala Desa Sibual-buali, Ali Soman Hasibuan.

BACA JUGA :   Begini Pesan Kapolsek Kualuh Hulu kepada Generasi Penerus Bangsa

Kata Soman, baru kemarin malam warga desa mengebumikan anaknya SMH. “Sekarang inilah ayahnya yang mencoba bunuh diri akibat kejadian anaknya tersebut,” ungkapnya bersama warga lainnya yang menjenguk korban di RSUD Sibuhuan.

Soman belum mengetahui secara pasti upaya percobaan bunuh diri dengan senjata rakitan yang dibawa MH. Hanya saja, MH ditemukan warga tergeletak di jalan lokasi kebun dengan kondisi bersimbah darah, dengan luka di dahi.

Warga yang mendengar suara letusan langsung berhamburan mencari tahu apa yang terjadi. Setelah diselidiki, ternyata ada warga yang terkena tembakan senjata rakitan di lokasi kebun yang tidak jauh dari desa tersebut.

“Kita belum mengetahui apa motifnya, karena saya diberitahu oleh warga dan langsung saya hubungi pihak kepolisian dan senapan rakitan tersebut kami ambil untuk diserahkan kepada polisi,” sebut Ali Soman yang diamini warga lainnya.

Saat ini, MH sedang ditangani pihak medis untuk mendapatkan pertolongan. Dari hasil pemeriksaan dokter, MH mengalami luka di pelipis kanan dan harus harus dijahit. Korban juga mengalami penurunan kesadaran.

BACA JUGA :   Kades Arse Apresiasi Kinerja Polres Palas Ungkap Kasus Pembunuhan
Advertisement

“Kondisinya cukup lemah dan sesuai anjuran dokter MH harus dirujuk RS Adam Malik Medan, karena tidak ada dokter bedah saraf, bukan bedah biasa,” kata dr Juwita yang menangani korban di RSUD Sibuhuan.

Mengetahui kejadian ini, pihak kepolisian Polsek Barumun Dan Satreskrim Polres Palas langsung turun ke TKP dan RSUD Sibuhuan.

Kapolsek Barumun AKP Suprihanto P mengatakan, kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

Sesuai laporan yang diterima, kejadian yang menimpa MH di kebun sawit Sababolak Desa Sibual-buali, Kecamatan Ulu Barumun, murni percobaan bunuh diri.

“MH mencoba bunuh diri dengan cara menembakkan senjata api rakitan ke bagian dahi sebelah kanan dan mengalami luka dan mengeluarkan darah hingga korban kritis,” terangnya.

Kapolsek juga mengakui bahwa korban merupakan orangtua kandung SMH yang diduga menjadi korban penganiayaan yang berakhir meninggal pada saat malam takbiran.

BACA JUGA :   Kapolres Labuhanbatu Baksos Kepedulian Covid 19

“Menurut penjelasan kepala desa, korban diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunakan senjata api rakitan miliknya dan menembakkan ke bagian kepalanya, sehingga mengalami luka tembak dan mengeluarkan pendarahan yang cukup serius,” bebernya.

Kapolsek Barumun menambahkan, belum diketahui penyebabnya namun diduga berkaitan dengan peristiwa anaknya yang meninggal dunia pada Minggu (24/5/2020) lalu.

“Hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan, korban meninggal karena luka dalam akibat pukulan,” kata AKP Suprihanto.

Atas kejadian tersebut, Satreskrim Polres Palas dibantu personel Polsek Barumun telah menindaklanjuti kasus percobaan bunuh diri tersebut.

“Sepucuk sejata rakitan bentuk senapan yang digunakan MH untuk melakukan percobaan bunuh diri telah kita amankan di Polsek Barumun,” pungkasnya. (Ibnu Nasution)

Advertisement
Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: