Daerah

Belasan Babi Mati di Sungai, Kades Seirampah Warning Warga

SERGAI | MIMBARRAKYAT.ID – Pemerintah Desa Seirampah mewarning warganya agar tidak menggunakan air sungai untuk kebutuhan mandi dan lain sebagainya. Hal ini menyusul ditemukannya sebanyak 13 ekor bangkai babi hanyut di Sungai Rampah menuju Sungai Bedagai.

“Sejak 14 hari yang lalu, kita mendapatkan kabar kalau Sungai Bedagai adanya temuan bangkai babi yang hanyut. Namun, karena terbawa arus, sehingga kemarin di Sungai Seirampah tidak ditemukan. Tapi hari ini, kita menemukan 13 ekor bangkai babi yang hanyut di Sungai Seirampah,” jelas Kades Seirampah, Munajad, Jumat (8/11/2019) sore.

BACA JUGA :   Antisipasi Kejahatan, Kanit Intel Polsek Torgamba Pimpin Razia Jalanan

Munajad mengatakan, atas penemuan bangkai babi tersebut, Pemerintah Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Sergai, telah membuat imbauan kepada warganya.

“Kepada masyarakat Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah, jangn memakai maupun menggunakan air sungai sebagai kebutuhan sehari-hari, baik mandi atau lainnya,” tegasnya.

BACA JUGA :   Nyambi jadi Jurtul, Pria Berkepala Botak Mendekam di Sel

Imbauan ini dikeluarkan, karena dirinya tidak ingin kesehatan warga menjadi terganggu.

“Dikhawatirkan air sungai tersebut telah terindikasi virus dari bangkai babi yang dihanyutkan ke sungai,” kata Kades Seirampah.

Informasi yang diperoleh, sebelumnya puluhan bangkai babi juga ditemukan hanyut di Sungai Bedagai menuju muara TPI Bedagai. Wargapun panik atas peristiwa ini, sehingga pemerintah setempat juga membuat surat imbauan kepada warga Tanjung Beringin.

BACA JUGA :   Reskrim Kualuh Hulu Tangkap Pelaku Penganiayaan

Penemuan bangkai babi ini membuat pemerintah setempat berang. Tim gabungan dari Pemkab Serdang Bedagai, terdiri dari Kadis Lingkungan Hidup H Panisean Tambunan, Kadis Ketahanan Pangan Aliuddin, Camat Tanjung Beringin Fahmi dan anggota Tagana dari Dinas Sosial, melakukan penyisiran aliran sungai dengan menggunakan kapal boat.

Berikan Komentar:

Tags
%d blogger menyukai ini: